Showing posts with label asmara. Show all posts
Showing posts with label asmara. Show all posts

Monday, September 10, 2012

You & Him


Profesi Jadi Pertimbangan Cari Jodoh

Karier tak hanya berdampak pada status dan finansial, namun juga hubungan percintaan. Survei terbaru situs kencan online, eHarmony, menunjukkan bagaimana profesi dan pekerjaan Anda bisa membuat jauh dari jodoh, namun juga bisa membantu Anda menemukan pasangan yang tepat.

Sebagai catatan, tahun lalu, situs ini mengadakan survei bertajuk "Best And Worst Careers for Love". Dari survei ini muncul fakta bahwa ada lima bidang karier yang berpengaruh buruk pada kehidupan percintaan. Di antaranya: Media (jurnalis), Bisnis (pemilik usaha), Pelayanan Kesehatan, Real Estate dan Hukum. Mereka yang berkarier di bidang ini punya jam kerja yang panjang, sehingga sebagian orang kesulitan menjalin hubungan demi mendapatkan pasangan.

Meski begitu, bukan berarti kalangan sibuk ini tak bisa menemukan jodoh yang tepat. Survei terkini dari situs kencan online yang sama membuktikan, ada sejumlah pertimbangan dari kalangan profesional dalam mencari jodoh. Dalam mencari jodoh, biasanya kalangan profesional mempertimbangkan waktu bekerja.

Sebagian profesional sengaja mencari pasangan dari bidang karier dengan tingkat kesibukan setara. Dengan begitu, masing-masing pihak dapat memahami kesibukan pekerjaan dan karier, sehingga hubungan tak terganggu walau jarang bertemu atau tak leluasa meluangkan waktu bersama.

Survei ini menunjukkan, ternyata dokter menjalin komunikasi lebih sering dengan bankir. Hal ini terjadi karena para profesional yang sibuk ini mempertimbangkan waktu bekerja yang panjang, dampaknya terhadap hubungan. Lantaran sama-sama sibuk, keduanya pun merasa nyaman dalam membangun hubungan, karena masing-masing saling memahami kondisi pekerjaan. Alih-alih menuntut waktu bersama pasangan, keduanya akan memahami satu sama lain bahwa masing-masing menjalani profesi dengan jadwal ketat dan padat.

Meski begitu, sebagian profesional dengan jadwal kerja padat lebih memilih mencari pasangan yang bekerja dengan jadwal fleksibel. Misalnya, bankir dan analis berpasangan dengan guru.

Guru memiliki waktu bekerja yang lebih fleksibel dibandingkan bankir. Dengan waktu bekerja yang berbeda ini, pasangan guru dan bankir merasa lebih bisa saling melengkapi. Salah satu pihak, entah suami atau istri, punya waktu lebih luang untuk mendampingi anak-anak. Pertimbangan utama pasangan tipe ini di antaranya adalah meluangkan waktu lebih banyak untuk kepentingan keluarga.


3 Mitos Salah Tentang Laki-laki
 
Perempuan dan laki-laki dibesarkan dengan nilai yang berbeda, mungkin hal ini yang menyebabkan dua manusia ini seolah berasal dari planet yang berbeda.
Perbedaan yang timbul pun menjadi daya tarik yang kuat dari kedua jenis manusia ini. Keduanya saling menebak dan memahami. Tak bisa dipungkiri hal ini  memberi ruang pada asumsi serta mitos berkembang subur.
Ternyata ada 3 mitos besar tentang laki-laki dan hal yang ia inginkan dari perempuan yang tumbuh subur dan dipercayai kebenarannya.

Mitos: Laki-laki  menginginkan perempuan pendiam dan penurut.

Fakta: Laki-laki menginginkan perempuan yang bahgia, baik, percaya diri dan komunikatif.

Kecuali Anda berkencan dengan Albus Dumbledore, Kepala Sekolah, Hogwarts dari sekolah sihir Harry Potter dapat dipastikan dia tidak bisa membaca pikiran Anda. Terlebih menebak keinginan Anda berdasarkan desahan napas, keheningan, mata melotot, bibir mengerucut atau bahkan membanting pintu.

Laki-laki dan perempuan berkomunikasi secara berbeda. Jadi, ketika Anda berada dalam suatu hubungan dengan seorang laki-laki ia sangat ingin mengenal Anda lebih dalam. Mendapatkan informasi langsung dari Anda tentang segala keinginan dan kebutuhan Anda dalam sebuah hubungan. Laki-laki juga ingin mendengarkan pendapat jujur Anda. Mereka menyukai perhatian, seperti Anda membuatkan makan malam atau kopi. Hal ini bukan berarti, Anda harus selalu memanjakan dan memenuhi semua kebutuhannya.

Mitos: Laki - laki tak butuh pujian dari pasangannya, berbeda dengan perempuan
Fakta: Kekasih Anda yang baik dan serius sangat menghargai pendapat Anda.

Akibatnya, ia benar-benar membutuhkan Anda untuk mengakui prestasinya. Bahkan, dia benar-benar menginginkan pujian dari Anda. Mereka ingin dihargai oleh Anda lebih dari semua orang. Seperti perasaan menyenangkan yang Anda dapatkan jika ia memuji Anda cantik, mengatakan Anda luar biasa pintar dan seterusnya. Perasaan seperti itu juga yang dibutuhkan laki-laki. Dia butuh merasa paling hebat di mata Anda seorang. Orang yang paling berarti baginya.

Mitos: Laki-laki hanya menginginkan seks
Fakta: Laki-laki juga sangat peduli cara Anda memperlakukannya

Sebagai seorang perempuan sangat mudah untuk menyimpulkan laki-laki baik karena ada maunya. Mereka hanya berusaha untuk 'meniduri" Anda. Percaya atau tidak hal ini bukan satu-satunya yang dicari laki-laki. Seorang laki-laki hidung belang, mungkin benar.Tapi laki-laki yang serius, tentu saja tidak.
Laki-laki ingin tidur dengan Anda tentu saja, akan tetapi bukan itu yang dicari laki-laki, apalagi membuat ia bertahan berlama-lama pacaran dengan Anda. Yang membuatnya bertahan adalah cara Anda memperlakukannya. Membuat ia merasa dihargai, penting, dibutuhkan, serta satu-satunya orang yang Anda cintai. Sama seperti perempuan juga, bukan? Jadi istilah "Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan" dapat dipetik manfaatnya dalam hubungan romantis. 





6 Hal yang Bikin Pria Terpikat Anda

Pasti ada gerak-gerik Anda yang membuat pria terpikat, entah itu cara Anda mengibaskan rambut, tertawa, atau menggigit bibir. Namun, ternyata ada hal-hal lain yang secara tidak terduga bisa membuat pria tidak tahan untuk tidak berdekatan dengan Anda. Dan, ada alasan tertentu mengapa mereka menyukainya.1. Minat Anda terhadap makanan
Anda mengaku tidak lapar, tapi sepanjang acara makan Anda terus memungut makanan dari piringnya. Atau, Anda mengaku hanya makan makanan yang sehat seperti salad untuk makan malam, tetapi kemudian mengeluh lapar. Kebiasaan ini lama-kelamaan bisa bikin pria ilfil. Pria memandang Anda terlalu khawatir soal berat badan, dan tidak mampu menikmati suasana. Padahal, antusiasme terhadap makanan bisa menunjukkan antusiasme Anda di area lain, misalnya seks.
"Perempuan dengan selera makanan yang sehat cenderung memiliki selera yang sehat dalam semua level, dan menunjukkan rasa sayang juga merupakan bagian dari hal itu," papar Barton Goldsmith, PhD, penulis Emotional Fitness for Couples: 10 Minutes a Day to a Better Relationship.
2. Luapan emosi Anda
Sikap yang temperamental, meledak-ledak, atau mudah marah, memang tidak elegan. Tetapi sesekali mengekspresikan kekesalan Anda dengan tegas saat menghadapi situasi yang menjengkelkan, bisa membuat pria turn on. “Mendengar seorang perempuan tiba-tiba melontarkan kata makian bisa memberikan sentakan adrenalin pada pria," ujar Ian Kerner, PhD, penulis Be Honest - You’re Not That Into Him Either and DSI: Date Scene Investigation. Menurutnya, pria menyukai wanita yang tegas dan asertif, dan selama Anda tidak memaki berkepanjangan, para pria bisa menerimanya.

3. Anda nggak rapi-rapi amat
Kamar tidur Anda mungkin tidak rapi, bahkan peralatan kosmetik dan aksesori berserakan di atas meja rias. Atau, cara Anda memasak membuat seluruh persediaan panci, mangkuk, dan piring terpakai dan tergeletak di dalam kitchen sink. Tetapi, tenang saja, kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa Anda seorang yang riang, mudah menikmati suasana, dan tidak terlalu mengkhawatirkan konsekuensinya. Bahkan hal ini bisa terlihat dari cara Anda berpakaian."Pria suka dengan wanita yang tidak berusaha terlalu keras (untuk menarik perhatian)," jelas Dr Kerner. Anda tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam memilih busana yang pas untuk kencan, atau buru-buru merapikan rumah ketika si dia berkunjung. Mereka menyukai Anda apa adanya, kok.

4. Sedikit timbunan lemak di tubuh Anda
Tidak semua pria mendambakan pasangan dengan tubuh ala Miranda Kerr, karena mereka sadar tubuh sesempurna itu tidak dimiliki semua orang. Ketidaksempurnaan Anda justru terlihat seksi di matanya. "Saya sih senang dengan perempuan yang pinggulnya penuh, karena lebih enak kalau dirangkul. Coba kalau tubuhnya lurus-lurus aja, pasti meluknya nggak nyaman," celetuk Sammy (36, bukan nama sebenarnya).
Selain itu, ada alasan biologis mengapa pria menyukainya. Menurut para psikolog dari University of Texas, pria paling tertarik pada perempuan dengan bentuk tubuh hourglass karena hal itu menandakan bahwa perempuan tersebut mampu mengandung dan memberikannya keturunan.

5. Pengetahuan Anda tentang hal-hal yang menjadi minat Anda
Meskipun si dia mungkin tidak menaruh minat yang sama, namun passion Anda terhadap sesuatu akan membuatnya terpesona. “Bukan masalah Anda menguasai pengetahuannya yang menarik baginya, melainkan passion Anda terhadap hal tersebut," kata Mira Kirshenbaum, penulis buku The Weekend Marriage.
Sebab, passion menunjukkan sesuatu yang sangat penting bagi Anda, sesuatu yang Anda jalani dengan penuh semangat. Jadi, bukan Anda lakukan sekadar untuk membuat pria terkesan. Misalnya, kesukaan Anda pada film-film pop Korea yang kemudian membangkitkan tekad Anda untuk menguasai bahasanya. Anda bahkan tak perlu menceritakan dengan berapi-api mengenai obsesi Anda tersebut, karena kecerdasan Anda dalam masalah bahasa saja sudah membuatnya kagum. Anda juga tidak berusaha mencocok-cocokkan diri dengan minat si dia hanya supaya bisa dekat dengannya.
Minat Anda juga mendorong proses pengembangan diri Anda. "Semakin Anda berkembang sebagai pribadi, semakin berkembang pula hubungan Anda," kata Dr Kerner.

6. Usapan Anda di kepalanya
Banyak bagian tubuh lain pada pria yang lebih sensitif pada sentuhan, namun mereka juga sangat menikmati belaian Anda pada kepalanya. Kulit kepala adalah pusat dari ratusan ujung saraf, namun area ini sering terlupakan. Sentuhan ringan saja bisa menghasilkan efek yang luar biasa, karena menyebabkan tubuh memproduksi vasopressin, hormon relaksasi yang juga mendorong ikatan. Ketika Anda berinisiatif membelainya, si dia menjadi tahu bahwa Anda pun menyayangi dan menginginkannya.




10 Tanda si Dia Hanya Ingin Berteman
Saat ini Anda sedang dekat (atau merasa dekat) dengan seorang laki-laki menarik. Pastinya, ada harapan tersendiri yang timbul dalam hati. Anda ingin menjadi kekasihnya. Masalahnya, bagaimana cara mengetahui dia memiliki perasaan yang sama atau hanya sekadar ingin berteman?Jika Anda menangkap tanda - tanda di bawah ini, itu berarti dia hanya ingin berteman saja.

1. Tidak punya panggilan khusus

Jika ia menyukai Anda lebih dari teman, maka ia akan memberikan Anda sebuah panggilan sayang yang hanya diucapkan untuk Anda. Jika dia hanya memanggil Anda dengan panggilan bisa seperti nama Anda, 'hai', 'eh' dan lain-lainnya yang tidak mencerminkan hal yang feminin, kemungkinan ia hanya ingin berteman.

2. Jarang menghubungi Anda terlebih dulu

Ketika laki-laki menyukai Anda, pastinya ia ingin mengetahui semua kegiatan yang Anda lakukan. Bahkan tak jarang ia akan menghubungi Anda baik mengirim sms atau menelpon duluan hanya untuk bertukar kabar. Jika lebih sering Anda yang bertindak duluan dan ia hanya merespon ketika Anda menghubunginya maka ia hanyalah teman Anda.
3. Tidak pernah main mata
Gerak gerik pria yang sedang jatuh cinta biasanya akan sangat terlihat ketika Anda sedang jalan berdua. Misalnya, selalu mencoba untuk menggandeng tangan atau hanya sekedar mencuri-curi pandang. Jika tidak melakukan hal ini, hanya ada dua alasan, pertama Anda tidak hanya pergi berdua dengannya.Kedua, dia tidak punya perasaan lebih pada Anda.

4. Membicarakan perempuan yang disukainya
Ketika jatuh cinta pada laki-laki tertentu, pasti semua hal yang diungkapkannya kepada Anda bisa membuat Anda berpikir positif. Bahkan termasuk ketika ia mulai membicarakan seorang perempuan yang disukainya, yang ada dipikiran Anda adalah ia hanya ingin membuat Anda cemburu. Namun, hal ini ternyata tak seratus persen tepat. Karena bisa saja jika mereka benar-benar jatuh cinta pada orang lain. Dibandingkan harus 'GR' dengan ungkapannya, cari tahu benarkah ada seseorang yang sedang membuatnya tergila-gila.

5. Lebih memilih menghubungi orang lain
Bila kebetulan sedang berjalan bersamanya, ia lebih memilih untuk sibuk menghubungi orang lain dibanding berbicara dengan Anda. Dan tak jarang, orang yang dihubunginya perempuan.

6. Tidak ingin berlama-lama dengan Anda
Tak jarang saat sedang dekat dengan orang yang disukai, mau tak mau Anda pasti mengetahui jadwal dan kebiasaan hariannya. Dan ketika sedang bersama Anda berdua saja, dia selalu ingin buru-buru pergi, karena harus pulang dengan waktu tertentu. Meskipun Anda tahu sebenarnya tidak ada kegiatan yang akan dilakukannya di rumah sendirian.

7. Tidak mencari alasan untuk bertemu Anda
Jika si dia juga menyukai Anda maka ia pasti akan mencari cara untuk bisa bertemu, sama seperti keinginan Anda untuk bertemu dengannya. Jika ia tidak mengajak Anda jalan bareng hanya untuk sekadar bertemu dengan Anda, namun sebaliknya jarang mengajak Anda hang out dan bercerita tentang masalah yang dihadapinya maka ini pertanda ia menyukai Anda hanya sebagai teman yang baik.

8. Tak pergi berdua

Sudah jarang mengajak Anda hang out, sekalinya pergi bersama ia akan mengajak teman-temannya bersama Anda.Coba cari tahu, jangan-jangan Anda sudah punya julukan khusus untuk Anda diantara temannya.

9. Tak cemburu
Coba sesekali mengetesnya dengan menceritakan seorang laki-laki lain di depannya. Atau sesekali kenalkan seorang laki-laki lain yang dekat dengan Anda. Jika ia tidak terlihat cemburu dan marah pada Anda, melainkan justru menyemangati Anda untuk tetap dekat dengan laki-laki tersebut, maka sudah pasti ia tak tertarik pada Anda.

10. "Kita berteman kan?"
Ketika mendengarkan semua cerita dan keluh kesah dari laki-laki yang disukai, Anda pasti bisa jadi pendengar yang baik. Tak heran jika di matanya Anda memiliki nilai yang positif. Hanya saja ketika ia sudah mengungkapkan "Kita berteman kan?" ini adalah pertanda bahwa Anda tak bisa lagi mengharapkannya untuk menjadi kekasih.


Alasan Pria Menyukai Wanita yang Bercerai
Pria lajang mencari pasangan dengan beragam cara. Pilihan kembali pada tipe dan tujuannya menjalin hubungan dengan wanita. Tak semua pria lajang mencari pasangan wanita lajang. Pria juga suka membina hubungan dengan wanita yang pernah menikah atau bercerai karena sejumlah hal.

Menurut konsultan dan Matchmaker, Kimberly Seltzer, pria punya pengalaman yang berbeda terkait hubungan dengan wanita. Ada yang sudah bercerai, ada yang belum pernah menikah, cara mereka membangun hubungan pun bergantung pada orientasinya.

Namun, menurut Seltzer, wanita semestinya tak harus memikirkan apa yang pria inginkan karena setiap orang punya keinginan dan kebutuhan pribadi. "Pikirkan apa yang Anda inginkan dari sebuah hubungan," jelasnya.

Jadi, ketika pascaperceraian Anda ingin memulai hubungan baru, tak perlu khawatir apakah ada pria yang tertarik dengan wanita yang bercerai, apalagi punya anak? Namun, Anda juga perlu mengenali, apa sebenarnya yang membuat Anda ingin memulai hubungan baru? Apakah Anda benar-benar telah siap menjalin hubungan dengan pria lain?

Seltzer mengatakan, pascaperceraian, wanita tak perlu merasa harus berkompetisi dengan wanita lajang dalam mendapatkan pasangan. Wanita yang bercerai bisa saja mendapatkan pasangan pria lajang.

Menurutnya, justru pria punya ketertarikan tersendiri terhadap wanita yang pernah menikah. "Bagi pria, wanita yang bercerai justru membangun hubungan lebih santai, tidak menuntut banyak, karena pernah punya pengalaman menikah, dan punya anak sehingga waktunya tak fokus pada si pria dan hubungannya. Beda dengan wanita lajang, belum pernah menikah, yang biasanya sangat fokus pada hubungannya atau dalam menemukan pasangan terbaik," ungkapnya.

Pria juga lebih menikmati hubungan dengan wanita yang pernah menikah karena wanita ini tahu bagaimana menjalankan hubungan lantaran sudah berpengalaman.

Jadi, nikmati apa pun status Anda, dan tak perlu ragu menarik perhatian pria demi mendapatkan pasangan baru yang lebih baik untuk memberikan kebahagiaan dalam kehidupan Anda.


"Gay" atau Normal? Semua Tersingkap Lewat Matanya
Mata adalah jendela jiwa, tampaknya kiasan ini menjadi kuat oleh sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan. Menurut studi baru itu, gagasan bahwa pupil mata membesar saat terangsang ternyata lebih dari sekadar mitos yang populer. Semua itu benar adanya, setelah peneliti dari Cornell University, AS, menggunakan lensa inframerah khusus untuk mengukur perubahan pada mata individu saat menonton video erotis. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLoS ONE ini mencatat bahwa pupil seseorang melebar paling besar pada video yang dianggapnya menarik.

Studi ini juga membeberkan hasil temuannya lebih jauh, bukan sebatas pupil mata membesar saat terangsang, ternyata pembesaran pupil juga bisa mengungkapkan orientasi seksual pria. Dalam sebuah pernyataan, para peneliti mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa orientasi seksual dapat diungkapkan oleh dilatasi pupil kepada orang-orang yang menarik.

Penelitian sebelumnya, dalam mengungkap orientasi seksual seseorang melalui mekanisme menanyakan orang tentang seksualitas mereka, atau dengan menggunakan tindakan fisiologis seperti menilai stimulasi genital mereka. Metode ini, bagaimanapun, memunculkan masalah substansial.

"Kami ingin menemukan langkah alternatif yang akan menjadi indikasi otomatis orientasi seksual, tetapi tanpa invasif seperti langkah-langkah sebelumnya," kata Gerulf Rieger, penulis dan rekan peneliti di Cornell University, AS.

"Dengan teknologi baru ini kita dapat mengeksplorasi orientasi seksual dari orang-orang yang tidak akan pernah berpartisipasi dalam sebuah studi tentang stimulasi genital, seperti orang-orang dari budaya tradisional. Serta hal ini akan memberi kita pemahaman yang lebih baik tentang cara seksualitas diekspresikan di seluruh planet."

Studi baru dari Cornell University ini menyingkap fakta, pria heteroseksual menunjukkan respons pupil kuat untuk video seksual wanita. Sedangkan wanita heteroseksual menunjukkan respons pupil yang sama untuk kedua jenis kelamin.

Hasil ini menegaskan penelitian sebelumnya, yang menunjukkan bahwa wanita memiliki jenis seksualitas yang berbeda dari pria. Selain itu, studi baru ini menjadi perdebatan panjang tentang biseksualitas pria. Pengertian sebelumnya adalah bahwa kebanyakan pria biseksual tidak mendasarkan identitas seksual mereka pada gairah fisiologis seksual, tetapi pada isu-isu romantis dan identitas.

Bertentangan dengan klaim ini, pria biseksual dalam studi baru menunjukkan dilatasi pupil yang membesar untuk video seksual baik pria maupun wanita.

"Akhirnya kami sekarang bisa berpendapat bahwa hasrat seksual yang fleksibel tidak hanya terbatas pada wanita, beberapa pria memilikinya juga, dan itu tecermin dalam pupil mata mereka," kata rekan penulis Ritch Savin-Williams.

"Pada kenyataannya, bahkan pengotakan antara normal, biseksual, dan gay tidak sepenuhnya menggambarkan identitas pria. Pada pria yang dapat dikatakan mostly straight juga merespons pada video erotis wanita dan pria. Akan tetapi, mereka menunjukkan rangsangan lebih banyak pada pria dibanding pria normal, tapi lebih sedikit daripada pria biseksual dan gay," Savin-Williams mencatat.


Pria Paling Sering Bohong Soal Ini
Hampir semua orang pasti pernah berbohong. Bahkan bagi sebagian orang, kebohongan itu kadang dibutuhkan, atau disebut "bohong putih". Menurut Bella M. DePaulo, psikolog dari University of Virginia, kebohongan ini dilakukan untuk menyembunyikan sesuatu ataupun mempertahankan diri seseorang. Sedangkan Michael Lewis, psikolog sekaligus penulis buku Lying and Deception in Everyday Life mengungkapkan, pria berbohong untuk meningkatkan penilaian dan ego mereka di mata pasangannya. Maka, Anda perlu berhati-hati terhadap kebohongan yang dilakukan pria. Berikut beberapa kebohongan mereka yang harus Anda waspadai.

1. "Saya lulusan terbaik dari sekolah"
Ini adalah kebohongan klasik yang diungkapkan para pria, untuk memberi kesan baik bagi para perempuan.  Pada dasarnya, hal ini disebabkan sifat pria yang cenderung sulit untuk menerima kegagalan. Secara tak langsung, budaya tradisional menuntut pria untuk sukses sehingga ia harus meningkatkan kesan cemerlang di hadapan pasangannya.

Namun, kebohongan ini memang harus diantisipasi. Seorang pria yang tidak bisa jujur pada kegagalannya, baik di tempat kerja ataupun lingkungan lainnya, kemungkinan akan selalu menyalahkan istrinya atas kesalahan yang diperbuatnya saat menikah.

2. "Sayang, kamu yang terbaik"
Salah satu kebohongan yang banyak diungkapkan para pria adalah masalah seks. Hal ini mungkin disebabkan karena masalah ini adalah yang paling rentan dan sensitif. Karena dianggap sensitif, pria seringkali memberikan berbagai pujian berlebihan terhadap kecantikan dan performa seks pasangannya. Kebohongan ini bisa membahayakan kehidupan pernikahan, karena Anda cenderung akan puas dengan kondisi saat ini dan tak ingin memperbaiki diri. Keterbukaan adalah cara terbaik untuk lebih intim, karena keintiman sesungguhnya tergantung pada kebenaran, terutama di kamar tidur.

3. "Saya tidak tahu kapan bisa meneleponmu"
Ini adalah kebohongan yang menyedihkan, karena jika ia benar-benar mencintai Anda, paling tidak ia bisa menyempatkan sedikit waktu untuk menelepon Anda. DePaulo menyarankan untuk memperhatikan nada suaranya. Ketika seseorang berbohong, biasanya suaranya akan berubah sedikit bergetar atau sedikit meninggi. Selain itu, ada juga kemungkinan jadi terbata-bata atau bahkan salah ngomong.

4. "Gaun itu sangat cantik di tubuhmu"
Jika diteliti, sebenarnya ini adalah kebohongan yang baik, karena menunjukkan kepedulian pasangan. Namun kebohongan semacam ini biasanya bukan didasari dengan hati yang tulus, melainkan sebagai respons atas apa yang ingin Anda dengar, atau untuk menghindari perselisihan.

Daripada harus malu ketika menghadiri pesta dengan gaun yang terlalu ketat, bukankah lebih baik untuk mengungkapkan hal yang sejujurnya? Hanya saja, mungkin butuh kalimat yang lebih bersahabat, misalnya, "Aku suka dengan semua baju yang kamu pakai, tapi sepertinya baju ini kurang pas dipakai saat ini".

5. "Tenang saja, aku tidak akan terkena PHK"

Ego pria membuatnya harus bersikap melindungi, sekaligus menutupi kelemahannya. Maka, mereka menganggap bahwa berbohong soal nasibnya di perusahaan sah dilakukan ketimbang membuat pasangan mereka khawatir. Namun, bagaimana pun juga kebohongan itu bisa menghancurkan kepercayaan. Jika kebohongan akhirnya terbongkar, tentu Anda jadi merasa tidak dihargai sebagai pasangan hidupnya, merasa tidak dilibatkan dalam kehidupannya. Belajarlah untuk mulai mengerti bahwa sudah seharusnya pasangan itu saling mendukung dan bukan menutupi masalah penting untuk menghindari konflik.



Deteksi 7 Ciri Pria yang Bisa Bikin Sengsara
Tidak mudah mengenal kepribadian pria hanya dari awal pertemuan. Dengan kata lain sebaiknya jangan langsung terpesona dengan penampilan luarnya saja.

Menurut Lilian Glass, PhD, penulis buku Toxic Men: 10 Ways to Identify, Deal with, and Heal from the Men Who Make Your Life Miserable, terdapat beberapa bahasa tubuh pria yang menandakan apakah ia menyimpan “racun” yang dapat membahayakan hubungan Anda nantinya.

Lebih baik tangkap sinyal dari gerak-gerik dan bahasa tubuhnya sejak awal untuk mengetahui apakah ia berpotensi membuat Anda sengsara.

Dia mungkin player, jika..

Dia jarang sekali menatap mata Anda. Jika pandangan saling bertemu, dia akan secepat kilat mengalihkan pandangannya dari Anda. Perhatikan juga ketika sesekali ia mencuri pandang ke arah perempuan lain ketika Anda bicara. Pria seperti ini juga tidak suka apabila Anda bertanya terlalu banyak mengenai dirinya dan langsung merubah topik pembicaraan.

Dia mungkin insecure, jika..
Dia banyak menyentuh Anda. Pria yang kurang merasa nyaman atau percaya diri membutuhkan “pegangan”, sehingga terkadang lengan, bahu, dan punggung Anda yang menjadi sasarannya. Tanda lainnya adalah mereka juga sering melihat ke bawah atau menunduk ketika mengobrol dengan Anda.

Dia mungkin seorang pengendali jika...
Tiba-tiba dia ada di lobi kantor Anda tanpa Anda undang, atau dia sudah mempunyai dua tiket di tangan untuk nonton berdua nanti malam. Eits, jangan buru-buru tersanjung dengan kejutannya. Pria yang suka mengontrol biasanya memiliki kepribadian yang cenderung keras kepala, mendominasi pembicaraan, dan sering memutuskan sesuatu tanpa berkompromi dengan Anda.

Dia mungkin egois, jika...
Dia sering berjalan di depan Anda. Dia ingin Anda selalu dekat dan mengikuti apa yang dia putuskan. Jika Anda jarang berjalan bersama dia, coba perhatikan deh apakah dia sering mencuri-curi kesempatan untuk merapikan penampilannya di kaca etalase pertokoan. Waspada terhadap pria yang sering membicarakan tentang dirinya terlalu sering dan selalu mengatakan “Aku, aku, dan aku”, karena dirinya adalah prioritas dan harus diutamakan.

Dia mungkin mudah cemburu, jika..
Dia sering menatap mata Anda cukup lama, intens, dan berlebihan. Kadang-kadang kita jadi berfikir dia orang yang hangat dan penuh perhatian ya. Namun sebenarnya secara tidak langsung, ini merupakan tanda dari seorang pria posesif bahwa ia merasa Anda adalah miliknya saja.

Dia mungkin gampang emosi, jika…
Spontan dan ekspresif terhadap segala hal, baik sesuatu yang menyenangkan terlebih terhadap sesuatu yang mengusik atau membuatnya tidak nyaman. Biasanya komentar tersebut juga disertai dengan gerakan tangan atau badan. Ketika marah ia cenderung mengepalkan tangan, atau ketika duduk ia menaruh tangan di kedua pahanya.

Dia juga mungkin tukang bohong, jika…
Ia sambil melihat ke arah lain ketika berbicara. Perhatikan juga apakah ia mengangkat salah satu atau kedua bahunya ketika membuat pernyataan. Tangannya sibuk menyentuh wajah, bawah hidung, telinga, dilipat di depan dada, atau dimasukkan ke kantung celana. Bila sedang duduk, biasanya ia mengaitkan kakinya ke kaki kursi atau meja.


Kenali 10 Tipe Pria Sebelum Berkencan
Menemukan pria idaman dan memulai hubungan baru tak selalu mudah, terutama bagi Anda yang baru saja putus cinta. Kekhawatiran mendapatkan pasangan yang tak tepat pun mulai melanda. Tapi tenang saja, Anda takkan tahu jika tak mencoba bukan?

Pada dasarnya ada 10 tipe pria yang bisa saja menjadi teman kencan Anda. Tipe pria ini bisa saja menjadi pasangan atau justru Anda menyesal telah memutuskan berkencan dengannya. Ini kembali kepada persepsi mana yang Anda sepakati, pasalnya pro dan kontra menyertai 10 tipe pria ini.

1. Si narsis.

Si dia selalu bicara tentang dirinya atau narsis. Anda juga sering mendapati si dia sedang asik memandang dirinya di cermin, berkali-kali, kemudian selalu merapikan rambutnya dan memerhatikan setiap detil penampilan dirinya.

Pro: Sebagian perempuan menganggap pria yang menonjolkan dirinya sebagai sosok yang seksi.
Kontra: Namun, ada juga yang menganggap pria tipe ini hanya merasa dirinya seksi padahal belum tentu demikian.

2. Si populer.
Pria tipe ini cenderung populer dan menganggap dirinya bak artis dengan sejuta talenta. Ia cenderung menonjolkan berbagai potensi diri yang dimilikinya.

Pro: Perempuan menganggapnya sensual dan hebat.
Kontra: Sebagian lagi menganggap inilah tipe pria yang ketika berusia 40, dia masih aktif melakukan berbagai hal yang dibanggakannya sebagai talenta, dan berpikir positif bahwa suatu saat ia bisa terkenal. Dengan kata lain, pria tipe ini tak realistis dengan hidupnya.

3. Si metroseksual.
Pria tipe ini selalu tahu tren terkini, dan dengan setia menemani Anda melakukan berbagai aktivitas atau gaya hidup yang sedang digandrungi saat ini.

Pro: Perempuan suka pria metroseksual karena bisa membantunya menemukan tas dan kosmetik bahkan tempa meni-pedi terbaik saat ini.
Kontra: Bisa jadi ia homoseksual.

4. Si bos.
Pria ini bukan atasan Anda namun ia bertingkah laku dan memperlakukan Anda bak bawahannya.
Pro: Si dia tegas dan berani mengejar apa pun yang ingin dicapainya.
Kontra: Seringkali si dia memperlakukan Anda seperti bawahan bukan sebagai partner.

5. Si romantis.
Puja puji selalu Anda dapatkan dari pria tipe ini, ia pun tak sungkan mengatakan Anda lah satu-satunya perempuan dalam hidupnya dan akan menjadi pasangan hidup selamanya.

Pro: Perempuan suka karena pria tipe ini tak pelit pujian dan kata-kata indah.
Kontra: Namun, begitu Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya sangat manusiawi, misalnya tak sengaja bersendawa setelah makan, si dia akan dengan mudahnya berpindah ke perempuan "satu-satunya" yang lain lagi.

6. Si profesor
Pintar dan cerdas, kesan ini menonjol dari tipe pria ini. Ia akan bicara berjam-jam tentang berbagai topik terutama yang sesuai keahliannya.

Pro: Pria tipe ini disukai karena menarik bagi perempuan untuk mendengar banyak hal yang belum diketahuinya dari si dia.
Kontra: Tapi, karena si dia tahu segala hal, Anda selalu salah di matanya.

7. Si "pembaca pikiran"

Pria tipe ini tahu segalanya tentang Anda seakan ia bisa membaca pikiran Anda. Ia tahu jenis madu yang Anda sering tuangkan dalam teh, dia tahu segalanya tentang masa lalu Anda.

Pro: Pria ini membuat perempuan tak perlu menjelaskan berbagai hal termasuk apa yang dilakukannya.
Kontra: Tak ada lagi yang bisa dibicarakan bersamanya, ia sudah tahu semua hal.

8. Si tambatan hati.
Begitu bertemu secara tak sengaja dengannya, Anda kok merasa dia lah pria yang Anda cari selama ini. Dia lah tambatan hati, jodoh yang Anda nanti-nanti. Ada tipe pria yang membuat perempuan memiliki perasaan seperti ini.

Pro: Si dia memang ditakdirkan untuk Anda.
Kontra: Hal semacam itu hanya terjadi dalam film, bahkan hanya ada di era 30-an.

9. Si sahabat baik.
Si dia adalah teman baik yang sudah Anda kenal bertahun-tahun lamanya, tentu tak ada lagi yang tak Anda ketahui tentangnya.

Pro: Pria ini mengenal Anda dan akan selalu mencintai Anda.
Kontra: Berkencan dengan sahabat pria berarti berisiko hancurnya hubungan pertemanan.

10. Si pria asing.
Aksennya tak biasa, Anda pun menyukai pria yang Anda kenal tak sengaja di suatu tempat atau Anda bertemu dengannya saat traveling dan mulai membina hubungan darinya.
Pro: Pria ini membuat perempuan jatuh hati karena tak seperti kebanyakan pria lainnya.
Kontra: Si pria asing ini boleh jadi berharap menikah dengan Anda, hanya untuk mendapatkan izin tinggal lebih lama atau ada maksud tertentu terkait kepentingan dirinya.

Kenali Si Dia dalam 7 Hari
Para peneliti telah menentukan tujuh kunci dalam setiap momen yang Anda habiskan bersama si dia. Dengan mengenali sinyal-sinyal yang dia tunjukkan dalam tujuh hari tersebut, Anda dapat mempunyai gambaran seperti apa sih bila Anda menjalin hubungan dengannya.

Hari ke-1: Pertama bertemu
Awal pertemuan, sekitar 85 persen penilaian berkaitan dengan non-verbal dalam satu momen yang disebut "blink factor" oleh para peneliti. Ahli bahasa tubuh, Judi James, menjelaskan, “Ketika pertama kali berkenalan, Anda memproses sejumlah sinyal yang terutama berhubungan dengan kekuatan pengaruhnya, status, dan seks. Itu merupakan bagian dari insting.”

Biasanya di awal kita menilai dari segi fisik lebih dulu, misalnya pakaian dan wanginya. Pada saat ia berbicara, perhatikan kecepatan berbicara dan gerakan yang ia lakukan. Berbicara lambat menunjukkan kehati-hatian. Tegas menunjukkan kepercayaan diri. Bila menilai dari suaranya, bila keras dan cenderung cepat menunjukkan percaya diri yang berlebihan, yang juga menunjukkan rasa kecemasan dalam menjalani hubungan sehingga ia butuh menonjolkan diri.

Kontak mata juga bisa menunjukkan sinyal, kalau dia banyak menunduk berarti agak pemalu dan ragu. Menatap mata Anda ketika berbicara menandakan dia dapat dipercaya. Ketika berbohong saat bercerita dia akan melihat ke berbagai arah kecuali ke arah Anda.

Hari ke-2: Kencan pertama
Pola hubungan sudah tampak pada saat kencan pertama. Mulai dari ketepatan waktu datang, siapa yang menentukan tujuan dan acara kencan, hingga siapa yang harus bayar tagihan. Hal kecil seperti ini akan menentukan bagaimana hubungan Anda dalam enam bulan ke depan.

Bila Anda membiarkan dia yang menentukan film apa yang akan ditonton, atau menu apa yang dipesan ketika makan, bisa jadi dalam beberapa bulan ke depan dia akan "menyetir" Anda dalam melakukan apa pun yang Anda kerjakan.

Maka lebih baik dari awal mengkomunikasikan apa yang Anda dan dia inginkan, bukannya malah pasrah dan membiarkan dia yang memilih. Sehingga untuk hubungan ke depannya, Anda akan terbiasa mendiskusikan pendapat masing-masing, bukan hanya satu pihak yang dominan.

Hari ke-3: Kencan kedua
Sebelum Anda bertemu dia untuk kencan ke dua, coba ingat-ingat lagi bagaimana hubungan dan chemistry antara Anda berdua ketika pertemuan pertama dan kencan pertama. Apakah Anda bersemangat ketika mendengarnya berbicara pada Anda, atau kah Anda senang ketika menerima telepon darinya, atau malah sedih ketika dia tidak kunjung menelpon?

Bila dia terkesan susah dihubungi, bisa jadi dia akan lebih sulit dihubungi ketika Anda berpacaran dengannya kelak. Tapi jangan mudah tertipu sinyal pada tahap ini, berpikirlah terbuka, karena bisa jadi dia hanya bermain trik untuk membuat Anda penasaran.

Pada tahap ini hati-hati dalam membicarakan tentang keluarganya, pekerjaan, hubungan sebelumnya, karena itu adalah hal yang sensitif jangan sampai kelak menimbulkan masalah.

Hari ke-4: Ajak ke lingkungan teman
Ajak dia berkenalan dengan teman-teman Anda, misalnya makan siang bersama. Cari tahu apakah dia merasa nyaman berdekatan dengan Anda ketika bersama-sama dengan orang lain.

Bila dia terkesan mendominasi pembicaraan dan berusaha menarik seluruh perhatian Anda, bisa jadi dia akan bersikap posesif nantinya. Bila dia ikut mengobrol bahkan tertawa bersama teman-teman Anda, bisa jadi dia merasa nyaman terhadap lingkungan Anda. Bila dia terkesan pendiam atau bosan, bisa jadi kelak dia akan pasif dalam membuat keputusan dalam hubungan antara Anda dan dia.

Bila dia sibuk sendiri dengan dunianya, baik itu ponsel atau gadget lain, bisa jadi kelak dia akan cuek dan tidak memperhatikan Anda.

Perhatikan juga kata-kata yang dia ucapkan. Bila dia tidak sungkan untuk membicarakan sesuatu yang Anda anggap pribadi atau rahasia, bisa jadi dia juga mudah untuk membicarakan hubungan Anda berdua di depan teman-temannya kelak.

Hari ke 5: Lihat reaksi
Ketika sedang menghabiskan waktu bersama, singgung mengenai perasaan dan tanggapannya terhadap kegiatan kemarin bersama dengan teman-teman Anda, dan lihat reaksinya.

Bila dia mengatakan ingin berkumpul lagi lain waktu, berarti dia tetap bisa menikmati saat-saat bersama Anda ketika berkumpul dengan orang lain, dan keramaian bukan menjadi masalah baginya. Bila dia hanya menjawab seadanya, bisa jadi itu menandakan bahwa kelak Anda dan dia hanya perlu sesekali untuk menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman.

Bila dia terkesan tidak tertarik membicarakannya bisa jadi dia hanya ingin menghabiskan waktu hanya berdua dengan Anda tanpa terganggu dengan kehadiran orang lain.

Hari ke 6: Tes dalam "situasi".
Buat situasi dan tempatkan dia dalam situasi yang Anda rancang untuk mengukur tingkat perhatian dia terhadap Anda. Misalnya ketika Anda mengeluh sakit, atau kesulitan dalam mencari barang, atau apa pun itu yang masih dalam tingkat kewajaran (ini hanya untuk mengukur tingkat perhatiannya, bukan untuk menyusahkan dia lho).

Lihat apakah dia mempunyai inisatif untuk membantu Anda. Bisa juga Anda mencoba dengan cara "hilang" dari jangkauannya. Lihat seberapa keras dia berusaha menghubungi atau mencari Anda. Jika dia terkesan cuek atau tidak peduli, bisa jadi cueknya akan semakin menjadi ketika Anda sudah menjadi "miliknya"

Hari ke 7: Obrolan serius
Setelah dekat dalam enam hari, evaluasi hubungan Anda sebelum berbicara serius dengannya. Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah kebiasaan buruknya bisa Anda terima? Apakah nyaman bersama dengannya? Apakah dia keberatan bila Anda meminta bantuan? Apakah dia membuat Anda tertawa?

Pilih tempat yang suasananya bagus sehingga mendukung suasana hati Anda dan dia. Bicaralah bergantian, sehingga Anda dan dia sama-sama bisa mengeluarkan isi hati.

Tentukan hubungan Anda dan dia hendak menuju ke arah seperti apa. Bila dia ingin serius, Anda tinggal bicarakan komitmen dengannya. Namun bila dia masih ingin memikirkannya, beri waktu untuk Anda berdua lebih mengenal satu sama lain.

Namun bila sepertinya dia hanya ingin "main-main", pilih apakah Anda ingin mengikutinya atau stop sampai di sini, tidak membuang-buang waktu, dan mencari pria yang lebih layak.


7 Tipe "Mr Right" yang Belum Tentu Pria Idaman
Pakar hubungan Paul Carrick Brunson menyebutkan, dalam cinta ada tujuh tipe pria yang jarang sekali masuk dalam daftar pria idaman para perempuan lajang dan dikenal dengan istilah underrated man.
Misalnya, di pesta kantor ada sembilan pria lajang. Biasanya, tujuh orang pria itu akan Anda singkirkan dan hanya dua pria yang menjadi fokus Anda kala itu. Kalau beruntung, salah satunya bisa menjadi Mr Right yang selama ini dicari. Kalau tidak, di akhir cerita Anda akan menemukan kalau salah satu pria ternyata sudah punya kekasih hati, sedang yang satunya, menganggap Anda bukan tipenya. Pembatasan seperti ini berisiko tinggi membuat Anda semakin jauh dari Mr Right.

Saran Paul, tak ada salahnya keluar dari “stigma pria idaman” dan coba mengenal tujuh tipe pria yang bukan idaman tapi layak menjadi kekasih potensial.

1. Pria introvert.
Menurut penelitian, 30-50 persen pria termasuk dalam kategori pria pendiam dan cenderung malu-malu untuk mengambil langkah agresif dalam cinta. Sebab itu, seringkali mereka kalah eksis ketimbang para pria ekstrovert yang lebih dominan dalam bersosialisasi. Paul mengatakan, bila Anda dikenalkan atau teman dengan tipe ini, cobalah untuk membuka obrolan. Diam-diam, pria introvert termasuk dalam kategori pasangan paling romantis dibanding tipe lain.

2. Dia kurang tinggi.
Dari sekian banyak permasalahan cinta yang Paul tangani, persoalan tinggi bandan merupakan topik yang paling banyak dibicarakan. Ia menyebutkan, para perempuan cenderung menolak pria pendek bila belum mengenal lebih dalam. Sebagian besar menganggapnya tidak maskulin. Padahal, maskulinitas pria tidak terbatas pada kecakapan fisik, namun juga kepribadian dan hati. Dan Anda baru bisa merasakannya bila telah mengenal seorang pria lebih dari tiga bulan. Dan beberapa peneliti menyebutkan, pria tipe ini punya sifat melindungi yang tinggi dan terbilang setia.

3. No style.
Kalau pernah menonton serial televisi Beauty and the Geek, kebanyakan pria ditolak karena mereka tidak punya “selera” dalam berpakaian atau memiliki potongan rambut yang aneh, walau sebenarnya mereka terkenal baik hati. Padahal, bila Anda membantunya untuk sedikit memperbaiki diri sebelum menolaknya di awal, ia bisa menjadi pasangan jiwa.

“Bila Anda mengharapkan hubungan yang serius, style bukanlah poin penting yang utama. Pilihlah pria yang Anda percaya bisa menjadi ayah yang baik untuk anak-anak Anda nantinya. Style ibarat taburan bola permen di atas donat, ada baiknya tapi bukan yang terpenting,” kata Paul.

4. Anak kesayangan mama.
Beberapa pria mengaku serba salah terkait hubungan dengan ibunya. Pasalnya, mereka yang punya hubungan baik dengan sang ibu kerap dianggap anak mami yang punya sifat manja, tak bisa lepas dari orang tua, dan gemar membandingkan antara ibu dan pacarnya. Atau sebaliknya, bila mereka terlihat cuek, banyak perempuan yang berpikir kalau ia akan berlaku sama pada pasangannya. Padahal, hal itu tidak bisa menjadi patokan seperti apa ia akan memperlakukan Anda. Cukup berikan mereka kesempatan untuk membuktikan.

5. Belum mapan.
Ada yang bilang kalau pria akan merasa sangat berkesan bila Anda menemani perkembangan kariernya dari nol hingga ia sukses dibanding bila Anda bertemu dengannya saat ia sukses. Walau saat ini karier dan gajinya masih biasa-biasa saja, bila ia punya impian, usaha, dan kerja keras, bisa jadi beberapa tahun ke depan kesuksesannya akan melesat. Kecuali bila ia memang malas bekerja dan hanya mengandalkan orang lain. Sebaiknya, pikir ulang.

6. Daun muda (atau sebaliknya).
Coba deh, berapa kali Anda pernah bilang tidak mau punya pacar yang terlalu muda atau tua? Menurut Paul, dalam memilih pasangan yang tepat, sebaiknya buang jauh masalah perbedaan usia bila hanya terpaut lima tahun (lebih muda atau lebih tua).

7. Pria “berbadan dua”.
Setelah persoalan tinggi badan, berat badan pria merupakan hal kedua yang membuat perempuan bimbang untuk menerima atau menolak mereka.

“Bila gaya hidup sehat dan olahraga telah menjadi gaya hidup Anda, mengencani pria tipe ini berpotensi membuat hubungan mengasyikkan. Jadikan pacaran sebagai ajang untuk memperbaiki diri, termasuk membantunya untuk hidup sehat. Dulu saya dan istri saya pernah melakukan hal yang sama, memotivasi satu sama lain untuk rajin fitness yang berbuah manis,” cerita Paul seperti yang dilansir Essence.com.

Paul melanjutkan, “Jangan hanya terpaku pada kesan pertama, kenali lebih jauh untuk tahu sedalam apa cintanya untuk Anda."


Pasangan Berjodoh Punya Wajah Mirip, Benarkah?

Konon, kalau pasangan itu punya wajah yang mirip maka itulah yang namanya jodoh. Ah benar nggak sih?
Tergelitik oleh hal tersebut, dilakukanlah sebuah penelitian oleh Robert Zajonc, seorang psikolog dari University of Michigan.
Orang yang berjodoh dikabarkan memiliki kemiripan wajah, entah dari sisi yang mana, saat orang lain melihat mereka akan merasa bahwa pasangan tersebut mirip. Seperti dikutip dari dinozze.com, dilakukan penelitian terhadap foto-foto pasangan yang telah berhubungan selama 25 tahun lamanya. Hasilnya, masing-masing pasangan memang menunjukkan kemiripan wajah. Dan tahun demi tahun kemiripan tersebut akan semakin terasa.
Ditemukan juga dalam penelitian tersebut bahwa pasangan yang berbahagia memiliki potensi kemiripan wajah yang jauh lebih besar. Umumnya, wajahnya akan lebih lebar.
Dari pasangan-pasangan yang hidup bersama lebih dari 20 tahun ditemukan bahwa mimik wajah dan ekspresi pasangan tersebut semakin mirip. Hal ini disebabkan interaksi dan komunikasi antara pasangan tersebut membentuk sisi dan guratan-guratan di wajah. Misalnya, saat mereka tertawa akan sesuatu, maka akan terbentuk garis-garis yang sama.
Dalam penelitian lain yang dilakukan di University of Liverpool tahun 2006, ditemukan bahwa kemiripan DNA-lah yang membuat pasangan menemukan jodohnya. Mungkin secara fisik mereka tidak mirip, tetapi mereka punya banyak kesamaan hal yang dilakukan (konsepnya sama seperti anak kembar). Hal tersebut membuat mereka merasa cocok satu sama lain dan gemar melakukan hal-hal yang sama. Tidak heran kan kalau Anda jatuh cinta pada orang yang mirip dengan diri Anda sendiri?
Jadi, benarkah kalau jodoh itu punya wajah mirip?
Bisa dikatakan sedikit banyak hal itu benar. Tetapi kemiripan wajah tersebut terjadi saat pasangan hidup berdampingan lama dan memiliki komunikasi yang intens.

Aroma Parfum Wanita Yang Disukai Pria

Vemale.com - A women who doesn't wear perfume has no future, itu adalah kutipan dari Coco Chanel, wanita yang mendirikan brand label dunia Chanel. Wanita yang identik dengan kecantikan tidak bisa lepas dari aroma-aroma wangi. Wanita yang memiliki aroma tubuh yang harum lebih disukai ketimbang wanita yang tidak wangi apalagi bau, eww..
Demikian halnya dengan pria, walaupun mereka tidak pernah mengatakannya, mereka suka dengan wanita yang harum. Salah satu cara untuk memancarkan aroma wangi adalah memakai parfum. Tapi tidak semua aroma parfum wanita disukai oleh pria. Inilah beberapa aroma yang dapat membuat mereka makin jatuh cinta dan selalu ingin dekat dengan Anda.
Vanila
Aroma vanila memiliki unsur lembut sekaligus manis, aroma ini mengingatkan kita akan hangatnya roti yang baru matang, semua orang menyukainya. Pria (seringkali secara tak sadar) menyukai wanita yang beraroma vanila karena memancarkan aura feminin, kelembutan dan sisi manis seorang wanita.
Musk
Aroma musk sebenarnya lebih dikenal sebagai aroma pria yang menonjolkan sisi maskulin. Wanita yang memakai parfum dengan aroma musk biasanya pribadi yang mandiri dan tangguh. Pria menyukai aroma ini karena ada sensasi tantangan untuk menakhlukkan hati Anda.
Jeruk
Aroma jeruk atau citrus lainnya memancarkan aroma yang segar dan penuh semangat. Wanita yang memakai parfum beraroma jeruk akan memancarkan keceriaan. Pria menyukai wanita yang ceria dan hangat. Karena itu, tak heran jika banyak pria menyukai parfum beraroma jeruk atau citrus.
Lili
Parfum dengan aroma bunga lili memiliki aroma yang sangat lembut. Pria secara genetik memiliki rekaman untuk mencari pasangan yang memiliki sisi lembut. Aroma lili bisa membantu seorang wanita memancarkan sisi lembut yang sering dicari oleh pria. Tak heran jika aroma ini membuat para pria ingin selalu dekat dengan pasangannya.
Melati
Jangan dulu mengernyitkan kening. Walaupun di Indonesia, melati identik dengan aroma supranatural, banyak parfum merek dunia yang memakai aroma melati. Aroma melati memang memiliki sihir yang ampuh untuk membuat pria menangkap sisi misterius Anda dan berusaha untuk tahu lebih banyak tentang Anda.
Ingat ladies, pakai parfum secukupnya, karena aroma yang terlalu kuat bisa membuat orang pusing mencium wanginya. Aroma di atas tidak harus 100% aroma melati atau 100% aroma jeruk. Anda bisa mencari parfum-parfum yang memiliki aroma dasar salah satu aroma di atas agar tidak bos



5 Alasan Anda Cuma Dianggap Teman

Vemale.com - Seringkali dekat dengan pria, eh tapi ujung-ujungnya hanya dianggap sebagai teman biasa saja. Kok bisa gitu sih?
Apabila Anda punya kepribadian menarik, dan merasa sudah cukup dekat dengan seorang pria, namun kemudian tak pernah ada kelanjutannya. Hmmm... bisa jadi Anda masuk dalam friendzone saja.
Ada beberapa hal yang menyebabkan Anda hanya dianggap teman biasa oleh si dia:
Anda terlalu pasif
Bila Anda punya prinsip 'pria yang harus aktif' maka selamanya Anda akan berada dalam friendzone.
Sekalipun pria suka yang misterius, tetapi tak selamanya mereka mau berada dalam posisi 'mengejar'. Sesekali mereka juga ingin 'dikejar' serta dikagumi.
Sama seperti Anda, yang ingin punya perasaan disukai, pria juga demikian. Saat mereka merasa diterima dan disukai, maka perlahan hubungan akan bergeser menuju lovezone. Di mana mulai timbul cemburu, kangen, dan ingin memiliki.
Terlalu materialistis
Pria jaman sekarang menganggap bahwa materi bukan hanya tanggung jawabnya sendiri. Sehingga ia akan jengah ketika berhadapan dengan wanita yang menganggap segala hal yang berhubungan dengan materi adalah tanggung jawab pria.
Contoh sederhananya saja saat pergi berkencan, tak selamanya juga ia yang harus membayar hanya karena ia yang berada di posisi pria, kan?
Bicara lebih lanjut soal materi, wanita yang terlalu terobsesi pada materi membuat pria jadi ngeri. Bila saat ini menjadi seorang teman saja sudah menuntut ini itu, bagaimana apabila sudah berkomitmen lebih jauh nanti?
Tak punya inisiatif
Menjadi wanita tak selalu harus dalam posisi menunggu. Bila Anda ingin tahu perasaan suka Anda, maka Anda harus punya inisiatif untuk mengajaknya terlebih dahulu.
Membuatnya merasa 'ada' dan dibutuhkan akan menciptakan chemistry tersendiri. Namun Anda juga tak bisa menjadikannya friends of benefit yang hanya menginginkan kehadirannya saat membutuhkan saja.
Berharap berlebihan
Ingatlah bahwa mr. perfect itu tak ada. Bila Anda menginginkan seseorang lebih dan lebih, Anda hanya akan hidup di dunia drama Korea saja. Tak ada yang sempurna dan selalu harus mengikuti keinginan Anda.
Coba temukan keunikan di dalam diri seseorang. Perbedaan dan karakter itulah yang akan menjadi benih cinta bagi Anda berdua.
Anda terlalu tertutup
Berpindah dari friendzone ke lovezone artinya Anda harus siap berbagi dengannya. Membuka diri dan menaruh kepercayaan terhadap cerita dan masa lalu Anda.
Bukan berarti Anda harus menceritakan semua masa lalu dan membukanya blak-blakan di depannya, ya. Tetapi setidaknya Anda tidak membuat sebuah dinding yang membuatnya merasa jauh dan tidak dipercaya oleh Anda.
Bagaimana, sudah siap move one dari friendzone ke lovezone? Tidak ada jaminan Anda tidak akan pernah tidak sakit hati atau kecewa. Tetapi setidaknya merasakan pahit manisnya cinta akan membuat Anda merasa 'HIDUP'. Love will find you, if you try!


5 Rahasia Wanita Yang Membuat Penasaran

Berbicara mengenai wanita, banyak pria mengaku sulit mengetahui seluk beluknya. Tak jarang, para pria dibuat bingung dengan tingkahnya. Susah dimengerti, begitu rata-rata komentarnya. Menurut All Women Stalk, ada beberapa rahasia tentang wanita yang seringkali membuat bingung para pria.1. Cara pendekatan
Kebanyakan, pria mengaku takut jika ingin mendekati seorang wanita pujaannya. Mereka takut untuk ditolak. Tak hanya itu, mereka juga takut disebut sebagai pecundang jika tidak mengungkapkan rasanya. Sayangnya, taktik pendekatan pada wanita ini seringkali dianggap remeh. Padahal, wanita justru ingin tahu bagaimana usaha seorang pria yang ingin mendapatkan hatinya.
2. Friendzone
Bagi pria, mengincar seorang wanita yang dekat dengan banyak teman pria itu membahayakan. Maksudnya, membahayakan bagi diri pria itu sendiri. Yang ditakutkan, ia memiliki potensi semakin kecil untuk mendapatkan hati wanita yang diincarnya.
3. Wanita lebih suka bad boys
Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, juga benar. Beberapa wanita memang mengaku bahwa ia menyukai bad boys karena tampak macho atau alasan lain. Tetapi, tak sedikit yang menginginkan pria baik-baki. Jadi, kekhawatiran terbesar dari pria baik-baik adalah, mereka takut tidak mendapatkan perhatian wanita incarannya.
4. Moody
Well, hal utama wanita yang ditakuti pria adalah sifatnya yang mudah berubah. Padahal, bagi wanita, hal tersebut adalah tanda bahwa ia ingin dimanja dan diperhatikan.
5. Percaya diri
Bagi wanita, tampil cantik dan menjaga penampilan itu perlu. Namun, di antaranya, seringkali merasa kurang percaya diri. Padahal, pria justru mencari wanita yang sangat percaya diri. Karena baginya, dengan percaya diri, wanita akan tampak lebih cerdas dan membanggakan. Dan, tentu saja itu menguntungkan bagi pria.




Mana Yang Lebih Baik, Single Atau Berpasangan?

Banyak wanita yang berhasil dibuat galau jika tengah berbicara mengenai status. Tak hanya bagi wanita single, berpasangan pun juga bisa membuat galau. Seperti dilansir dari EzineArticles, setiap status memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung bagaimana seseorang memutuskan mana yang baik baginya.Pro single
Menjadi single banyak memiliki kebebasan yang dapat membuat hati senang. Tak terikat aneka aturan membuat wanita single menjadi mandiri. Selain itu, single dapat membuat seorang wanita menjadi lebih aktif dalam segala aktivitas.
Mendapatkan acara yang mendadak, sebagai single tidak akan pernah repot untuk berbenah. Ia akan cepat datang seorang diri tanpa harus menunggu pasangannya bisa menemani atau tidak.
Kontra single
Saat single, perasaan kesepian hanya bisa diatasi sendiri. Terlebih jika tak memiliki banyak teman, perasaan kesepian pun sulit untuk dihilangkan.
Pro berpasangan
Banyak manfaat yang didapatkan ketika memutuskan untuk berpasangan. Selain hari-hari menjadi lebih bahagia, berpasangan juga membantu wanita untuk mendapatkan mitra saat melakukan perjalanan kemanapun. Selain itu, dengan berpasangan, wanita dapat melewati masa-masa sulit dengan lebih mudah karena dibantu oleh pasangannya.
Kontra berpasangan
Berpasangan rentan sekali dengan satu hubungan penuh dengan kebohongan dan ketidakjujuran. Jika Anda melakukannya, bukannya mendapat kesenangan, tetapi justru akan memutuskan hubungan. Tak jarang, berpasangan membuat seseorang menjadi ceroboh sehingga menimbulkan berbagai ketegangan.
Bagaimanapun, menjadi single atau berpasangan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung bagaimana Anda memilihnya.



3 Trik Jitu Dapatkan Pasangan

Vemale.com - Bagi sebagian besar wanita, tidak memiliki pasangan adalah salah satu alasan mengapa ia galau. Seringkali ia telah menetapkan target, namun bidikannya meleset. Barangkali ada hal-hal yang perlu diperbaiki agar mudah mendapatkan pria yang menjadi targetnya. Seperti dilansir dari EzineArticles (30/7) ada tiga trik jitu untuk mendapatkan pasangan. Apa saja tipsnya?
1. Sudah cukup baikkah Anda?
Bercerminlah, lalu tanyakan pada diri sendiri, sudah cukup baikkah Anda? Untuk mendapatkan hati pria idaman, ada baiknya mengurangi bahkan menghilangkan tindakan atau ucapan sarkasme yang biasa ada. Sudah bukan menjadi rahasia jika pria lebih menyukai wanita yang lemah lembut dan tidak kasar. Bersikaplah hangat, ramah, dan hilangkan sikap jutek. Jangan lupa, berikan senyum terbaik untuknya.
2. Banyak bergaul
Well, ini adalah satu trik yang ampuh. Di zaman modern seperti ini, bukan lagi saat yang tepat untuk mengurung diri. Ingat, jodoh bukan sesuatu yang langsung turun dari langit. Meski telah ditetapkan, namun jika tidak dijemput, apa iya jodoh akan datang begitu saja?
Pergilah keluar rumah, banyak bergaul, dan bergabung dengan berbagai komunitas. Selain dapat memperkaya wawasan, pasangan pun bisa didapat.
3. Tahu apa yang dicari
Untuk mendapatkan pasangan, banyak wanita menetapkan target dan berbagai tipe pria. Bagus memang, tapi cobalah untuk lebih realistis, tak ada seorang pun yang sempurna. Jika terlalu terpatok pada tipe pria tertentu, percayalah hal itu akan menyulitkan.
Trik jitu ini adalah langkah awal untuk mendapatkan pasangan dengan cepat. Tak perlu ragu untuk memulainya. Segera ubah kebiasaan jutek, banyak bergaul, dan realistis. Selamat mendapatkan pasangan!


3 Tanda (Sebenarnya) Dia Lebih Dari Teman

Pertemanan yang dibangun antara pria dan wanita seringkali mengarah pada perasaan jatuh cinta. Tapi.. sinyal-sinyal ini kadang sulit dirasakan karena Anda dan dia terlanjur sangat akrab dan dekat. Lalu bagaimana caranya mengetahui bahwa dia (dan Anda) sebenarnya bisa lebih dari sekedar teman.Anda Sangat Bahagia Dengan Kehadirannya
Ketika seseorang mulai jatuh cinta, maka kehadirannya akan sangat membahagiakan Anda, setiap waktu. Entah karena dia tiba-tiba berdiri di depan pintu rumah, atau sekedar mendengarkan keluh-kesah Anda tentang bos yang menyebalkan. Semua hal yang dia lakukan terasa sangat spesial, dan ini tidak berlaku pada teman-teman Anda lainnya.
Dia Mulai Memberikan Sinyal
Ketika Anda tidak menyadari kehadirannya atau sedang sibuk (dan tidak memperhatikan dia), apakah dia mencoba untuk menarik perhatian Anda? Misalnya saja.. sengaja menggoda Anda dengan jalan bersama wanita lain untuk melihat apakah Anda cemburu atau tidak (cara yang dilakukan pria memang sering aneh). Atau pada saat mengobrol, tiba-tiba dia mengarahkan pembicaraan apakah saat ini Anda sedang jatuh cinta atau seperti apa pria idaman Anda.
Dia Memberikan Perhatian Lebih
Jika dia melakukan banyak hal untuk Anda (sekalipun tidak Anda minta), itu adalah sinyal bahwa dia lebih dari seorang teman. Dia akan membagi cerita mengenai banyak hal dan tidak menyembunyikan sesuatu dari Anda. Dia juga berbagi berbagai momen yang membahagiakan atau sedih bersama Anda. Saat Anda memintanya untuk menemani, dia bersedia membatalkan janji dengan teman-temannya. Aw.. apalagi jika bukan cinta?
Jika Anda mendapatkan tanda-tanda itu, Anda bisa menanyakan padanya mengenai hubungan tersebut. Apakah memang hanya sekedar teman biasa atau teman dalam sebuah komitmen dan perasaan lebih? Good luck, ladies :)


5 Tanda Dia Bukan Jodoh Anda

Banyak pria yang datang dan pergi dalam kehidupan asmara. Kehadiran pria-pria ini membuat wanita sering bertanya, "Di antara mereka, mana yang mana jodoh saya?". Jangan sampai Anda memilih pria yang salah dan menyesal seumur hidup. Untuk mendapatkan petunjuk pria mana yang bukan jodoh Anda, inilah beberapa tandanya.Anda Tidak Kangen & Cuek
Jika Anda memang terhubung dengan jodoh Anda, maka Anda akan mengalami fase jatuh cinta. Orang yang jatuh cinta akan melewati tahap tidak bisa berhenti memikirkannya, selalu merindukannya, dan apapun yang dia lakukan menjadi perhatian Anda, demikian juga sebaliknya. Bahkan, Anda mulai memimpikan untuk membangun masa depan dengannya.
Yang paling penting, jika dia memang jodoh dengan Anda, Anda dan dia akan saling memperhatikan. Memperhatikan di sini adalah mengingat hal kecil tentangnya, apa makanan kesukaannya, apakah dia sudah makan malam dan sebagainya. Ingatlah petunjuk ini: If you are not in love, you care less.
Anda Tidak Memperkenalkannya Pada Keluarga
Anda tahu dia adalah pria yang baik dan akan diterima oleh keluarga, tetapi ada rasa khawatir karena Anda takut dia tidak akan segera akrab dengan keluarga. Padahal fakta yang bisa terjadi adalah.. dia mudah akrab dengan keluarga Anda. Penjelasan paling rasional mengapa Anda enggan mengenalkan dia pada keluarga adalah ketidakpedulian Anda (poin 1) yang bisa membuat keluarga bertanya-tanya mengapa Anda cuek dengannya.
Anda Tidak Sedih Saat Dia Jauh
Orang yang sedang jatuh cinta dan terikat dengan seseorang akan berharap agar dia selalu dekat. Saat dia jauh, Anda akan merasa kangen dan tidak ingin dia jauh. Coba ingat lagi, saat dia mengatakan akan pergi dengan teman-temannya, Anda merasa biasa-biasa saja. Bahkan jika acara itu membatalkan rencana Anda pergi dengannya. Demikian juga saat dia pergi jauh, Anda tidak memikirkannya atau merindukan kehadirannya.
Anda Tidak Menginginkannya
Pada saat seseorang jatuh cinta, akan muncul sikap egois dengan menginginkan sang pria hanya untuk dirinya. Sikap egois ini berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain, tetapi selalu ada. Jika Anda merasa nyaman dengan seorang pria tetap hanya sebatas itu saja, tidak ada rasa ingin memiliki atau berfantasi bahwa dia akan menjadi pendamping hidup, maka kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda.
Anda Masih Mencari Pria Lain
Ikatan antara seseorang dengan orang lain (bahkan yang tidak dikenal) kadang sulit dijelaskan dengan logika. Saat Anda ada di dekat seorang pria dan mendapatkan getaran bahwa orang tersebut 'klik' di hati, bisa jadi itu adalah sinyal bahwa dia adalah jodoh Anda. Jika Anda masih menginginkan atau mencari pria lain walaupun Anda sedang bersama pria baik dan membuat hidup Anda nyaman, maka Anda belum siap untuk berjodoh dengannya.
Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, bisa jadi Anda tidak mencintainya tetapi hanya obsesi belaka.



Sunday, September 9, 2012

Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!

Bosan Ditanya "Kapan Kawin?" Begini Jawabnya!

KOMPAS.com — Jika Anda masih lajang, Anda pasti sudah berulang kali mendengar pertanyaan seperti, "Kok belum kawin, sih?" atau "Kapan kawin?" atau "Kamu sih, pilih-pilih!" Si penanya mungkin tak sadar betapa menjengkelkannya mendengar pertanyaan seperti itu. Anda sudah mendengarkannya sejak tahap Anda merasa terganggu dengan pertanyaan semacam itu. Anda mulai kebal, hingga mulai terganggu lagi (ketika sadar usia sudah mendekati 35 tahun).
Mungkin si penanya memang tak bermaksud menyinggung perasaan Anda karena itu memang pertanyaan standar yang akan dilontarkan orang ketika sudah lama tak bertemu. Oleh karena itu, daripada stres karena mendapat pertanyaan yang itu-itu saja, lebih baik Anda mencoba menjawabnya dengan cara yang berbeda. Entah itu dengan mengutarakan pandangan Anda tentang pernikahan atau menanggapinya dengan jokes saja. Yang penting, jawablah dengan tenang, tetapi tetap percaya diri. Nah, berikut jawaban yang bisa Anda berikan:
"Belum ketemu yang seiman. Kalau sudah seiman pun, belum tentu langsung cocok, kan?"
Jawaban ini akan membuat si penanya respek terhadap kondisi Anda bahwa menemukan pasangan yang seiman adalah prinsip Anda, dan ini jauh lebih elegan daripada menikahi siapa saja karena sudah didesak untuk menikah.

"Yah, gimana dong, dulu aku terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang yang salah. Sekarang, aku lagi sibuk-sibuknya. Tapi aku tetap mencari, kok!"
Jawaban ini menunjukkan bahwa Anda bersikap realistis dengan kondisi Anda. Anda terlihat percaya diri, tetapi tetap rendah hati. Setiap orang pernah berbuat kesalahan, dan Anda ingin memperbaikinya. Siapa tahu, akibatnya si penanya akan mengenalkan Anda kepada temannya.

"Kalau aku tahu jawabannya, mungkin aku sudah menikah sekarang, dan kamu jadi patah hati!"
Anda bisa mengatakan hal ini jika yang bertanya seorang pria, dan Anda merasa tertarik padanya. Bila ia juga masih lajang, bukan tak mungkin jawaban ini akan membuka peluang baginya untuk menjajaki hubungan dengan Anda.

"Ah, senang juga kok, tetap melajang. Enggak ada yang melarang kalau mau keluar kota, dan enggak perlu kompromi soal apa pun."
Anda menunjukkan bahwa menjadi lajang tak selamanya merugikan atau memalukan. Namun, sampaikan jawaban itu dengan ekspresi yang meyakinkan. Bila tidak, Anda hanya akan dianggap menghibur diri atau bersikap defensif. Kalau Anda memang masih menikmati kehidupan lajang, kalimat ini menjadi cara yang baik untuk menjawab pertanyaan.

"Aku masih mencari pria beruntung yang akan mendapatkanku...."
Wow... great answer, great sense of humour! Berikan senyuman Anda yang paling menawan dan tunjukkan kepribadian Anda yang menyenangkan. Jawaban ini juga membuat si penanya sadar bahwa perempuan tetap harus mencari pria yang baik dan dapat diandalkan karena Anda pun punya kualitas yang sama. Hanya karena masih lajang, tak berarti Anda desperate.

"Aduh, belum ketemu Mr Right, nih! Cariin, dong!"
Nah, ini jawaban yang akan menguntungkan Anda. Bila Anda memang cukup sibuk sehingga tak terlalu sering meluangkan waktu senggang bersama teman-teman, si penanya akan merasa tergerak untuk mengenalkan Anda dengan teman-temannya. Bahkan, Anda mungkin bisa mendapat kenalan lebih dari satu. Asyik, kan?
"Ya, jelas harus pilih-pilih dong! Kalau tiba-tiba dia ternyata perampok bank, gimana?"
Ini juga jawaban yang asyik karena Anda menanggapi tuduhan "pilih-pilih" tadi dengan humor. Percayalah, sebagai perempuan Anda memang harus memilih pria yang mampu mendampingi Anda seumur hidup. Dan ini tak mungkin dicapai bila Anda tergesa-gesa memutuskan pria yang ingin Anda nikahi. Tentu, pilih-pilih yang dimaksud bukan "pilih yang ganteng, jangkung, kaya, atau terkenal".

Sekali lagi, apa pun jawaban yang Anda berikan, Anda harus percaya dengan apa yang Anda katakan. Bila Anda "membaca" bahwa percakapan itu akan berlarut-larut, segeralah mengganti topik pembicaraan. Ini memperlihatkan bahwa Anda tak bisa diatur olehnya. Lagipula, jika si penanya tergolong orang yang usil atau gemar mengurusi orang lain, tak ada gunanya meladeninya.

Tuesday, August 28, 2012

about wedding

5 Hal yang Bisa Dihemat untuk Menekan Bujet Pesta Pernikahan

Menyusun biaya untuk pesta pernikahan memang sulit. Menyesuaikan keinginan dengan bujet yang ada seringkali membuat Anda stres. Tetapi jangan dulu khawatir. Dikutip dari suite 101, ada beberapa cara untuk menghemat biaya pernikahan, salah satunya dengan menekan biaya pada lima hal ini.

Bunga
Pemakaian bunga untuk dekorasi bisa membuat biaya pernikahan Anda membengkak. Kini Anda bisa menghemat pemakaian bunga dengan mengganti detail pernikahan. Misalnya dengan kain-kain warna-warni, lampion, lampu-lampu kecil dan sebagainya. Jika tetap ingin memakai bunga, pastikan bunga tersebut tidak langka, sehingga harganya lebih terjangkau.

Venue
Sesuaikan tempat menikah Anda dengan jumlah undangan. Lokasi juga perlu diperhatikan. Jangan memaksakan diri untuk menyewa gedung-gedung pernikahan yang sangat mahal. Karena gedung yang biasa-biasa saja juga bisa tampak indah dengan konsep dekorasi yang benar. Pastikan juga gedung yang Anda pilih memiliki rekanan dengan vendor lain, seperti dekorator dan katering. Karena jika tidak, ada biaya ekstra untuk memasukkan vendor pilihan Anda.

Musik
Anda tak perlu menyewa band dengan piano klasik, saxophone dan biola. Untuk menghemat biaya, alunan musik akustik pun cukup membuat suasana pesta semakin romantis. Selain itu, soundsystem yang Anda perlukan pun tak terlalu rumit, sehingga dapat menghemat biaya. Mau yang lebih murah lagi? Menggunakan CD yang berisikan lagu-lagu cinta atau lagu adat juga bisa jadi pilihan.

Kartu Undangan
Undangan bisa menjadi salah satu hal yang bisa membuat bujet Anda membengkak. Untuk itu, pilihlah undangan yang unik namun tidak memiliki terlalu banyak detail. Misalnya, pilih material kartu yang murah atau, hindari menggunakan aksesori seperti pita, renda atau warna tindat berkilauan. Boleh saja Anda memilih kartu yang mahal, namun ingat undangan yang sudah tak terpakai biasanya akan berakhir di tempat sampah.

Souvenir
Sama seperti kartu undangan, souvenir pun juga bisa membuat bujet lebih besar dari yang diperkirakan. Kuncinya, pilih souvenir yang terjangkau namun memiliki manfaat. Contoh yang paling umum adalah, kartu ucapan kosong dan kipas. Jika ingin souvenir yang unik namun tidak terlalu mahal, Anda bisa memilih gula-gula seperti coklat atau permen lolipop.


Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Menikah di Umur 25

Pernikahan adalah salah satu momen bahagia dan juga menakutkan bagi beberapa wanita. Seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut penyetaraan antara gender, banyak wanita yang menolak untuk menikah karena alasan karir. Namun, usia adalah segalanya.

Ketika pria dan wanita berkomitmen untuk mengikat janji setia, ada beberapa pertimbangan yang harus dipertimbangkan dengan matang, salah satunya adalah masalah usia. Mungkin banyak dari Anda yang tidak menganggap usia menjadi sebuah masalah besar. Namun, ada beberapa alasan penting mengapa menikah diusia 25 tahun itu tepat untuk dilakukan. Simak alasannya dibawah ini, seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Perencanaan yang Matang
Jika menikah diusia 20-30 tahun, maka Anda tidak memilki banyak waktu untuk merencanakan segala sesuatu. Anda akan berada di bawah tekanan untuk memiliki keturunan, setelah itu setiap waktu akan sibuk untuk mengurus keluarga. Sedangkan bila menikah diusia 25 tahun, Anda akan memiliki awal tahun pernikahan yang dapat dinikmati berdua bersama suami serta dapat mengejar karir sesuai dengan keinginan.

2. Menikah itu Menyenangkan
Berada diusia 25 tahun merupakan masa peralihan dari Anda yang masih memiliki jiwa kanak-kanak menjadi seseorang yang lebih dewasa. Percampuran ini akan menjadi hal yang menyenangkan untuk dijalani bersama suami. Dengan emosi Anda dan pasangan yang masih meledak-meledak, akan menjadi sebuah pembelajaran untuk menanganinya.

3. Usia Produktif
Dari dua alasan diatas, ini adalah alasan mengapa Anda harus menikah diusia 25 tahun, salah salah satunya yaitu usia yang produktif. Tidak hanya pada kegiatan sehari-hari tetapi organ kewanitaan Anda telah berkembang secara sempurna. Tubuh muda yang aktif secara sal akan sangat membantu Anda untuk merencanakan kehamilan.

Ragu Menjelang Hari Pernikahan? Ini Cara Menanganinya

Pernikahan adalah momen besar yang diharapkan terjadi sekali seumur hidup. Namun mendekati momen pernikahan, keraguan biasanya muncul. Anda pun mulai mempertanyakan apakah dia pria yang benar-benar tepat, atau perasaan takut kehilangan kebahagiaan menikmati 'me time' saat sudah menikah.

Seperti yang dikutip dari Ezine Article, ada beberapa alasan di balik rasa ragu Anda itu. Pertama, karena stres yang mendera ketika persiapan hari pernikahan. Begitu banyak yang dilakukan untuk hari besar itu menyebabkan ketegangan, dan kecemasan yang berlebihan.

Menjelang hari pernikahan, banyak pasangan yang mulai berpikir mengenai arti kata 'selamanya'. Mereka sadar hidup akan berubah drastis ketika janji diikrarkan dan mendadak tidak yakin apakah mereka siap untuk selalu hidup bersama selamanya.

Untuk mengatasinya, berhenti sejenak dari seluruh persiapan dan ambil paket perawatan spa atau liburan dengan sahabat terdekat. Pijatan dan relaksasi akan membantu pikiran Anda lebih tenang dan bisa berpikir jernih lagi. Tanamkan dalam pikiran, jika Anda benar-benar tidak siap dengan keputusan besar tersebut, Anda tidak akan mungkin bisa mengatakan 'iya' saat pasangan melamar dulu.

Untuk membuat pernikahan berjalan baik, pastikan Anda benar-benar mencintainya. Menikahi orang yang tidak dicintai adalah kesalahan besar, dan tentunya tidak akan adil bagi calon suami Anda. Ketika Anda mulai merasa ragu terhadap pasangan, duduk dan bicarakanlah segala hal yang mengganjal di pikiran dengan calon suami, karena sebenarnya ia juga merasakan hal yang sama.

Banyak hal yang bisa dibantu keluarga dan teman terdekat, namun mengobrol secara intim dengan pasangan akan membuat Anda lebih tenang dan meredam ketakutan Anda. Tak perlu membicarakan persiapan pernikahan yang membuat stres, berbincang hal yang lebih ringan seperti liburan dan bulan madu atau petualangan seru yang bisa dilakukan bersama setelah menikah, justru akan membuat hubungan Anda dan pasangan lebih kuat lagi.


4 Masalah Jelang Pernikahan yang Bisa Jadi Tanda Ketidakcocokan

Mengatur pesta pernikahan bukanlah perkara yang mudah. Menyatukan dua kepala untuk menghasilkan sebuah acara yang berkesan memerlukan kesabaran ekstra. Pertengakaran yang acap kali terjadi menjelang hari-H, terkadang bisa menjadi bibit-bibit perpisahan.

Samantha Goldberg, seorang wedding planner yang telah mengatur ratusan pernikahan bisa melihat pernikahan mana yang akan bertahan lama, berdasarkan pengalamannya. Dalam wawancaranya dengan Cosmopolitan AS, ia menyimpulkan bahwa banyak tindakan, yang terlihat sepele, adalah sebuah cikal bakal dari sebuah perceraian. Menurut Samantha ada empat tanda-tanda umum yang bisa membuat sebuah pernihakan berakhir di meja hijau. Ini dia!

1. Mempelai Wanita Mengambil Alih Keputusan
Kenyataannya saat ini banyak mempelai wanita yang selalu tertarik pada rangakaian persiapan penikahan. Tetapi bila Anda menolak untuk berbagi pendapat dengan pasangan untuk hal kecil, seperti memilih kue pernikahan maka itu bisa menjadi pertanda buruk. Menurut Samantha pasangan seperti ini pada dasarnya tidak mampu mengambil keputusan bersama. Walaupun banyak dari Anda yang mengatakan bahwa pria tidak mengerti hal-hal berbau pernikahan, tetapi ada baiknya berikan mereka beberapa bagian untuk diurus, seperti dokumentasi atau memilih band pengisi acara.

2. Orangtua Mempelai Pria yang Mendominasi
Sebagian besar mempelai wanita suka melibatkan ibunya dalam pra-pernikahan. Tetapi terkadang, ibu dari pasangan Anda ingin pula turut serta dalam setiap detail pernikahan. Dalam sebuah kondisi yang pernah dialami Samantha adalah ketika ibu dari pihak pria mendominasi untuk menentukan apa yang akan dilakukan. Ini merupakan tanda bahwa si pria masih dibawah kendali sang ibu.

3. Mempelai Wanita Menghabiskan Uang Untuk Gaun Pernikahan
Samantha juga mengungkapkan tentang pengalamannya menghadapi klien prianya yang sangat marah karena mengetahui uang tabungan bersama telah habis untuk sebuah gaun pernikahan rancangan desainer terkenal. Sampai sekarangpun ia masih tidak bisa melupakan ekspresi kemarahan dari calon mempelai pria. Hal ini merupakan ciri bahwa si calon mempelai wanita tidak mengkompromikan dan menghormati calon suaminya. Menurutnya banyak dari mereka yang terus berdebat dan akhirnya berpisah.

4. Bertengkar di Tempat Umum
Meskipun dua sejoli yang ingin mengikat janji suci amat saling mencintai, tetapi tetap saja segala persiapan pernikahan dapat menyebabkan pertengkaran. Bila adu argumen terjadi dimuka umum, ini bisa menjadi tanda kurangnya rasa menghormati satu sama lain


3 Alasan Pesta Pernikahan Sebaiknya Dibuat Sederhana

Menggelar pesta pernikahan tak harus selalu dengan konsep yang megah dan mengundang ribuan orang. Lihat saja pasangan Natalie Portman dan Benjamien Millepied yang mengadakan pesta pernikahan 'rahasia' yang sederhana.

Selain karena lebih intim, ada beberapa alasan lain mengapa Anda sebaiknya memilih pesta pernikahan yang sederhana dan tdak terlalu digembar-gemborkan. Seperti yang dikutip dari Your Tango, ini dia alasannya.

1. Tak Ada Drama
Mempersiapkan pesta pernikahan selalu identik dengan drama. Baik karena vendor perkawinan, pemilihan konsep adat, hingga warna gaun untuk para pengiring pengantin. Tak jarang Anda memaksakan kehendak diri atau malah, melupakan pernikahan impian hanya karena ingin menyenangkan hati orang lain. Dengan menggelar pesta pernikahan 'rahasia' artinya, Anda dan pasangan jadi lebih fokus dengan keinginan serta inti dari pernikahan itu sendiri.

2. Berkurangnya Bujet
Berapapun jumlah tamu yang datang, pernikahan Anda tetap merupakan acara yang besar dan penting. Memasukan teman dan keluarga yang tidak pernah Anda temui selama beberapa tahun ke dalam daftar tamu, hanya akan membuat bujet bengkak. Sebaliknya, dengan tamu undangan yang sedikit, Anda bisa menyisakan uang yang nantinya dapat dialokasikan untuk perjalanan bulan madu yang istimewa.

3. Sangat Romantis
Mengapa? Karena pernikahan 'rahasia' itu berbeda dari yang lainnya. Belakangan ini banyak pengantin yang memposting foto pernikahannya ke akun Instagram atau Twitter, bahkan tepat seusai acara pemberkatan. Semuanya tentang berbagi cerita dan juga, pamer.

Dengan tidak membagi segala hal tentang hari spesial Anda dengan pasangan yang dicintai, artinya Anda tidak lagi menjadi seorang yang egois. Anda tak ingin membiarkan orang asing di internet 'ikut campur' dalam acara yang paling sakral, serta menyimpannya hanya untuk Anda dan pasangan. Adakah yang lebih romantis dari hal itu?


5 Perilaku & Pemikiran yang Bisa Memicu Orang Berselingkuh

Hadirnya orang ketiga tidak selalu menjadi penyebab utama terjadinya perselingkuhan. Ada beberapa perilaku serta pemikiran yang ternyata juga bisa memicu seseorang untuk mendua. Seperti yang dikutip dari Ezinearticle, berikut lima hal yang dapat membahayakan pernikahan.

1. Melampiaskan Ego
Saat Anda sudah lama tidak 'beredar' dan keadaan di rumah tidak lagi sesempurna saat awal pernikahan, secara tak sadar Anda akan mulai menggoda orang lain. Hal itu dilakukan sekedar untuk melampiaskan ego agar merasa lebih dihargai. Tetapi meningkatkan ego dengan melontarkan percakapan yang 'menjurus' dengan seseorang selain pasangan, hanyalah tinggal hitungan waktu sampai akhirnya Anda berselingkuh.

2. Berasumsi Pasangan Tidak Mengerti Anda
Banyak pasangan yang sebenarya tidak memliki kesamaan tetapi mengenyampingkan hal itu dan memutuskan untuk menikah. Pernikahan yang harmonis bukan tentang kesempurnaan tetapi mengenai kedua pasangan yang selalu mencoba untuk menjadi terbaik. Jika selalu tertanam dalam pikiran bahwa 'Anda dan pasangan tak memiliki koneksi dan kesamaan', maka bukan tak mungkin Anda akan tergoda untuk berselingkuh saat menemukan seseorang yang dirasa 'sama'.

3. Jarang Menghabiskan Waktu Bersama Pasangan
Bahkan pernikahan yang harmonis bisa berada pada 'ujian berat' ketika salah satu pasangan berada jauh dari rumah karena alasan pekerjaan. Jika Anda merasa lelah setelah bekerja dan ingin melepaskan penat bersama teman, hal yang sebaiknya dilakukan adalah segera pulang ke rumah dan 'bermanja-manja' dengan pasangan. Semakin sering Anda berada jauh dari pasangan, semakin besar pula keingingan untuk berselingkuh.

4. Anda Menyimpan Dendam
Selalu akan ada perkelahian dalam sebuah pernikahan, jika Anda memilih untuk menyimpan perasaan dalam hati mengenai ketidak sukaan pada pasangan karena perbuatan atau omongannya. Perselingkuhan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan jika Anda bisa membuat daftar mengenai 'kesalahan' pasangan. Daftar yang panjang, buat Anda berpikir untuk mencari orang lain yang lebih baik.

5. Membiarkan Pasangan Berpenampilan Tak Menarik
Banyak pasangan yang mengatakan bahwa 'akan menerima si dia apa adanya' ketika di awal masa pernikahan. Tetapi masihkah Anda menerima jika pasangan berubah gemuk, rambut tidak tertata dan sering mengenakan baju longgar yang lusuh? Keinginan seksual adalah hal yang manusiawi. Walau Anda mencoba untuk menghiraukannya, senyuman dari pria berpenampilan menarik bisa buat Anda terobsesi dengannya, sehingga membua Anda terus memikirkan hubungan 'serius' sampai benar-benar memiliki si pria tersebut.


10 Tanda Wanita yang Belum Siap Menikah

Apa Anda sudah merencanakan pernikahan? Sebelum menyelesaikan segala urusan serta biaya untuk menikah, tanyakan kepada diri sendiri sudah siapkah Anda menjalani kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, ada tanda-tanda yang perlu dipikirkan untuk meyakinkan Anda. Dikutip dari Essence, inilah sepuluh tanda Anda belum siap menikah dengan pasangan.

1. Lebih Peduli dengan Pesta Pernikahan daripada Kesiapan Anda Menikah
Tidak sedikit wanita yang lebih peduli dengan pesta pernikahan daripada mempertimbangkan kesiapan Anda untuk membina rumah tangga. Jika Anda begitu memperhatikan detail dari pesta, tapi tidak mementingkan rencana setelah menikah, berarti Anda termasuk wanita yang belum siap berkeluarga.

2. Belum Percaya Sepenuhnya dengan Pasangan
Kepercayaan sangat penting dalam menjalani hubungan asmara, apalagi kalau sudah menikah. Maka dari itu, kalau Anda belum percaya sepenuhnya dengan pasangan, berarti Anda belum siap membangun keluarga. Sebaiknya, tetap berpacaran hingga benar-benar yakin dia yang terbaik untuk Anda.

3. Belum Lama Menjalin Hubungan Asmara
Penelitian menunjukkan kalau perceraian lebih banyak dialami oleh pasangan yang terlalu cepat menikah padahal belum lama menjalin hubungan. Maka dari itu, sebaiknya mengenal lebih dalam baik-buruknya pasangan baru merencanakan pernikahan karena menikah bukanlah sebuah permainan.

4. Tidak Bisa Menyayangi Anak Pasangan
Jika Anda menjalin cinta dengan pasangan yang sudah memiliki anak, pikirkan lagi apakah Anda dapat menerima mereka menjadi anak sendiri. Jika ragu bahkan tidak bisa, itu menunjukkan kalau Anda memang tidak siap membangun keluarga dengan si dia yang telah single parent.

5. Tidak Siap Berkompromi
Kalau Anda tidak siap berkompromi, kemungkinan besar Anda tidak siap menikah. Anda tidak akan memiliki rumah tangga yang harmonis kalau masih saling mementingkan ego masing-masing. Jadi sebaiknya, pikirkan kembali untuk menikah bila Anda belum bisa menyatukan perbedaan kalian.

6. Tertekan
Apakah Anda menikah karena faktor tertentu? Jika iya, berarti Anda belum siap membangun sebuah keluarga. Pernikahan didasari oleh cinta serta keyakinan Anda dan pasangan. Jangan menikah hanya karena tuntutan atau dipaksa sehingga membuat hidup Anda tidak bahagia. Maka dari itu, evaluasi kembali hubungan kalian sebelum merencanakan pernikahan.

7. Tidak Merasakan Cinta dengan Pasangan
Dalam bukunya yang berjudul 'The 5 Love Languages', Dr. Gary Chapman, mengungkapkan kalau Anda tidak dapat merasakan cinta dengan pasangan berarti perasaan tersebut perlu dievaluasi. Tanyakan pada hati Anda, apakah benar-benar mencintainya? Jika memang mencintai si dia, pasti Anda dapat merasakan getaran lebih terhadap pasangan. Sebelum Anda yakin, jangan merencanakan pernikahan lebih awal.

8. Lebih Banyak Pengeluaran
Apa Anda pernah bertanya kepada diri sendiri kalau tabungan selalu habis setelah menjalin hubungan dengan si dia? Bukan berarti Anda matre, tapi materi cukup penting dipertimbangkan. Apabila Anda merasa sang kekasih perhitungan atau jarang mau mengeluarkan uang dalam hubungan kalian, mungkin lebih baik tidak merencanakan pernikahan terlebih dahulu. "Lebih baik Anda hidup sendiri tapi bahagia, daripada bersama orang lain tapi malah 'sakit'," ujar Dr. Phil, seorang psikolog asal Amerika Serikat.

9. Masih Punya Banyak Pilihan
Sebelum menikah, Anda belum yakin kalau dia adalah calon pendamping hidup selamanya. Anda masih membayangkan bisa mendapatkan yang lebih baik dari pasangan sekarang. Jika masih ragu, itu salah satu tanda Anda tidak siap nikah. Sebaiknya, mantapkan keyakinan diri sendiri bahwa pasangan adalah jodoh Anda.

10. Hubungan Belum 'Kuat'
Anda belum siap menikah jika hubungan yang dijalin bersama pasangan belum 'kuat'. Kuat dalam arti sukses membangun komunikasi yang baik serta menyelesaikan segala masalah yang ada. Hal ini terkait dengan pribadi masing-masing. Kepribadian merupakan hal yang tidak dapat diubah karena sudah terbentuk sejak kecil.

9 'Kualitas' yang Diinginkan Pria dari Wanita

 'Kualitas' apa yang sebenarnya pria inginkan dari wanita? Mungkin Anda suka merasa bingung dengan sikap pria yang jarang mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda menyimak sembilan 'standar kualitas' berikut yang diharapkan oleh pria seperti yang dilansir dari Essence.

1. Kejujuran
Katakan yang sejujurnya apa yang Anda inginkan kepada pasangan. Lebih terbuka mengenai apa yang Anda perlukan, inginkan, hingga harapan Anda dalam hubungan kalian kepada pasangan. Pria lebih menghargai wanitanya jujur daripada harus berpura-pura menjadi orang lain demi menyenangkan hati si dia.

2. Prinsip Hidup
Pria suka dengan wanita yang mempunyai prinsip hidup. Anda pasti mempunyai impian serta berpegang teguh terhadap suatu hal. Tetap pada pendirian Anda walaupun telah menjalin hubungan dengan pria yang berbeda. Gary Lew mengatakan, "Ini adalah hidup Anda, wujudkan harapan itu atau orang lain yang akan mewujudkannya."

3. Tidak 'Plin-Plan'
Apa yang Anda inginkan? Pasti sangat mudah menjawabnya. Begitu pula dalam menjalin hubungan, Anda harus tahu apa yang Anda harapkan dari jalinan asmara kalian. Jangan terpengaruh terhadap berbagai faktor dari luar. Pria tidak suka wanitanya bersikap ‘plin-plan’ karena bisa memicu keretakan hubungan Anda berdua.

4. Jadi Diri Sendiri
Coba jadi diri sendiri ketika menjalin cinta dengan seorang pria. Jangan karena ingin terlihat sempurna di depan pasangan maka Anda harus mengubah semua kebiasaan Anda. Pria tidak suka melihat wanita yang berusaha menjadi orang lain ketika bersama dia. Ingat, pria akan menghargai Anda bila Anda juga menghomati diri sendiri.

5. Punya Nilai Hidup
Setiap orang memiliki standar sendiri dalam menentukan nilai positif dalam kehidupan. Itulah sebabnya, pria ingin wanita mempunyai nilai-nilai tentang kehidupan. Hal ini menandakan bahwa sang kekasih memiliki moral serta pemikiran yang matang. Nilai tersebut juga menunjukkan seberapa dewasanya Anda.

6. Perhatian
Pria senang bila kekasihnya memberikan perhatian spesial kepada dia. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan setiap kegiatannya. Perhatian bisa membuat pria merasa dihormati. Ini merupakan ‘kualitas’ penting yang wajib Anda terapkan saat membangun hubungan yang serius.

7. Ambisius
Jika ingin harapan Anda terlaksana, Anda harus mempunyai sikap ambisius untuk menggapainya. Ambisi merupakan kekuatan yang akan 'mendorong' Anda supaya lebih maju dan terus berkembang. Hal tersebut bisa menarik pria agar bergerak maju bersama Anda. Wanita yang mempunyai ambisi kuat dapat ‘menggugah’ perasaan pria.

8. Mengetahui Apa yang Dibutuhkan dan Tidak
Terkadang, wanita sering belanja terlalu boros karena dia tidak cukup mengetahui apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Hal ini bisa berdampak pada hubungan kalian kalau Anda tidak dapat membatasi mana yang Anda butuhkan dan tidak diperlukan. Maka dari itu, sadari dan koreksi diri sendiri supaya Anda bisa mengatasinya dengan mudah.

9. Anda Juga Memiliki Kualitas
Setiap wanita mempunyai ‘kualitas’ yang berbeda. 'Kualitas' tersebut akan membangun kepribadian Anda ketika membina sebuah hubungan asmara. Anda harus tahu terlebih dahulu apa yang Anda harapkan dari seorang pria. Hal ini pula yang diinginkan pria dari wanitanya supaya hubungan berjalan seimbang.


5 Alasan untuk Menunda Punya Anak

Sebagian besar pasangan yang baru menikah ingin segera memiliki momongan, namun ada pula pasangan yang lebih memilih menunda walau usia mereka terbilahg produktif. Apa alasannya?

Pada umunya wanita yang berusia diatas 25 tahun telah memiliki momongan. Tetapi belakangan ini, melahirkan tidak lagi menjadi prioritas utama. Tak heran jika banyak wanita yang menunggu momen menjadi seorang ibu hingga usia 40-an. Seperti yang dikutip dari sheknows, berikut alasan mengapa banyak pasangan yang menunda memiliki buah hati.

1. Tidak Terburu-buru
Menurut Nerina Garcia-Arcement, Ph.D, sebaiknya wanita tidak perlu terburu-buru punya anak hanya karena orang lain memilikinya atau karena merasa sebagai 'kewajiban'. "Memiliki anak akan mengubah segalanya. Menunggu bukanlah hal yang salah, jika dengan begitu Anda akan siap secara emosional dan psikis."

2. Keuangan Lebih Stabil
Menunda memiliki anak dapat membuat Anda dan pasangan lebih mudah untuk menstabilkan keuangan. Hal tersebut juga diakui oleh psikoterapis, Barbara Neitlich. "Miliki terlebih dahulu pekerjaan yang lebih stabil sehingga Anda memiliki kondisi keuangan yang lebih stabil. Jika Anda menunda, umumnya Anda bisa menyisihkan uang untuk biaya bayi Anda."

3. Lebih Dewasa dan Percaya Diri
Memiliki anak di usia dewasa akan memberikan manfaat tersendiri bagi Anda. Kematangan serta pengalaman hidup yang telah Anda tempuh menjadikan Anda lebih percaya diri dan matang. Dengan bertambahnya usia, Anda pun jadi lebih mengenal diri, pasangan dan tujuan hidup bersama si kecil.

4. Lebih Banyak Waktu Bersama Pasangan
Sebelum memiliki anak, ada baiknya jika Anda 'puaskan' diri untuk menghabiskan waktu bersama pasangan. Gunakan waktu berdua untuk lebih mengenal pribadinya sehingga ketika saatnya tiba, Anda dan pasangan memiliki visi dan misi yang sama ketika akan membesarkan dan menentukan masa depan untuk buah hati.

5. Tanyakan Pada Diri
Sharon Gilchrest O'Neill, seorang terapis pernikahan dan keluarga, mengingatkan pada pasangan menanyakn beberapa pertanyaan ini sebelum akhirnya memutuskan untuk punya anak.

- Apakah Anda setuju? Apakah Anda berdua telah memiliki komitmen mengenai anak?
- Apakah Anda dan pasangan yakin akan menikmati peran sebagai orangtua?
- Apakah Anda akan menyetujui intervensi medis jika Anda tidak dapat hamil?
- Apakah Anda sedang mengalami masalah keuangan? Apakah memiliki anak akan membuat perbedan bagi Anda dan pasangan dalam karier?
- Apakah ada alasan emosional atau psikologis untuk memiliki anak? Misalnya apakah memiliki anak akan meningkatkan kualitas pernikahan Anda?



7 Tanda Suami Sudah Siap Menjadi Seorang Ayah

Memiliki anak membutuhkan komitmen dan tanggung jawab yang besar dan tidak semua pria siap melakukannya, bahkan walaupun Anda sudah resmi menikah sekalipun. Untuk meyakinkan Anda bahwa pasangan siap akan komitmen besar tersebut, lihat dulu tanda-tanda pria yang sudah siap menjadi sosok seorang ayah, seperti yang dikutip dari Madam Noire berikut ini:

1. Memiliki Tanggung Jawab
Memiliki anak adalah tanggung jawab terbesar bagi kebanyakan pria. Untuk mengetahui apakah pasangan Anda telah siap memiliki momongan, Anda bisa melihatnya dari segala komitmen dan tanggung jawab yang telah dia lakukan selama ini. Karena bagi pria yang telah siap berkomitmen terhadap keluarga, tanggung jawab bukanlah hal yang asing.

2. Memiliki Hewan Peliharaan
Cara lain untuk melihat pasangan Anda bertanggung jawab, bisa melalui cara dia memelihara hewan peliharaannya. Mungkin terdengar simpel, namun dengan mengetahui cara dia bertanggung jawab terhadap makhluk hidup lain, seperti memberi makan setiap hari, memandikannya, bermain dengan peliharaannya dan lain-lain akan memperlihatkan komitmennya akan suatu hal.

3. Mengatur Keuangan
Seorang pria akan menjadi ayah dan suami yang bijaksana jika dia bisa mengatur keuangannya dengan baik. Menabung atau melakukan investasi serta memiliki rencana kedepan, bukannya malah menghabiskan uang untuk gadget terbaru yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

4. Suportif
Seorang pasangan yang harmonis adalah mereka yang bisa memberikan dukungan di setiap kesempatan, baik itu dukungan strategis, emosional atau masalah keuangan. Pria akan menjadi ayah yang baik ketika mampu menyeimbangkan antara sifat maskulin dan feminitas pada saat yang tepat, yaitu bersikap kuat dan optimis saat melakukan sesuatu dan bisa menjadi pria yang lembut saat Anda membutuhkan perhatian.

5. Memiliki sisi yang Lembut
Apakah pasangan Anda adalah orang yang lembut, menyukai perdamaian, dan memiliki banyak teman? Jika iya, dia berpotensi untuk menjadi ayah yang baik. Dengan pribadi yang lembut dan menyenangkan seperti itu, pasangan akan mengajarkan anak untuk menjadi pribadi yang kuat serta memiliki kesabaran pada saat yang sama.

6. Keterampilan Untuk Mengatur
Pasangan yang suka mengatur, adalah salah satu tanda bahwa dia siap memiliki seorang anak dan akan menjadi ayah yang baik. Dia akan memperhitungkan segala kebutuhan anak bahkan sebelum anak itu lahir, dan mengarahkan anak untuk tumbuh dalam koridor yang benar dan terarah.

7. Dia Sudah Menjadi Ayah yang Baik
Ketika seorang pria telah berani mengambil komitmen untuk berkeluarga, berarti dia juga siap untuk bertanggung jawab atas segala resiko kedepan. Menjadi seorang ayah adalah pekerjaan yang membutuhkan komitmen tinggi, tanpa bayaran, bonus dan harus dilakukan sepanjang hari bahkan selamanya. Ketika dia siap memiliki anak, berarti dia juga siap menjadi ayah yang hebat. Untuk itu, kerjasama dan dukungan Anda sebagai pasangan akan membuatnya siap untuk menghadapi hal apapun.


Tips Memilih Fotografer Untuk Pesta Pernikahan

Setelah semua persiapan pernikahan mulai dari dekorasi, makanan dan lainnya telah sempurna, kini yang perlu Anda perhatikan adalah mencari fotografer yang tepat untuk mengabadikan momen sekali seumur hidup ini. Ingat, foto-foto ini akan menghiasi rumah Anda seumur hidup, untuk itu pilihlah fotografer yang sesuai dengan kepribadian Anda dan pasangan untuk mengabadikan momen terindah. Berikut 10 tips yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih fotografer pernikahan yang dikutip dari Gal Time.

1. Gaya Foto
Ada 3 jenis fotografer yang perlu Anda ketahui,jurnalis foto, fotografer pernikahan tradisional, dan fotografer yang memiliki trik keduanya. Untuk itu, tanyakan pada diri Anda, apa jenis foto yang lebih Anda inginkan. Apakah itu mengabadikan momen-momen secara candid dan dan spontan, atau Anda lebih menyukai foto potrait yang rapih dengan gaya yang diarahkan.

2. Fotografer yang Berpengalaman
Sebelum merekrutnya sebagai fotogafer pernikahan Anda, Anda bisa memintanya untuk menunjukkan hasil-hasil foto sebelumnya sebagai referensi Anda.

3. Penghargaan atau Asosiasi yang Diikuti
Untuk mendapat hasil foto pernikahan terbaik, ada baiknya Anda memilih fotografer yang berpengalaman dan pernah mengikuti perlombaan fotografi untuk mengetahui kemampuannya, atau fotografer yang tergabung dalam asosiasi fotografi agar lebih meyakinkan.

4. Koordinasi Antara Fotografer dan Videografer
Anda juga perlu memperhatikan bagaimana kordinasi yang terjadi antara fotografer dengan videografer Anda, apakah fotografer sudah memiliki timnya sendiri atau tidak, dan bagaimana cara dia bekerjasama dengan videografer tersebut.

5. Tempat Pernikahan yang Pernah Ditangani
Jika fotografer yang akan Anda sewa biasa menangani foto pernikahan, tanyakan apakah dia pernah menjadi fotografer ditempat pernikahan Anda sebelumnya. Jika pernah, lihat hasil fotonya untuk mengetahui jenis foto yang dilakukan fotografer tersebut.

6. Tidak Memiliki Kendala Waktu
Tanyakan juga mengenai kendala waktu, apakah fotografer tersebut pernah menangani foto pernikahan selain akhir minggu. Anda harus memastikan bahwa fotografer Anda tidak memiliki kendala dalam waktu, dan bisa ditugaskan kapan saja.

7. Kepribadian Fotografer
Kebanyakan fotografer pernikahan akan mulai melakukan pekerjaannya sebelum pesta dimulai, bahkan diruang ganti Anda. Untuk itu disarankan, berbincang-bincanglah dengan fotografer pilihan Anda sebelum pernikahan dimulai dan pilihlah fotografer yang ramah dan membuat Anda nyaman.

8. Tipe Kamera yang Digunakan
Tanyakan pada fotografer Anda jenis kamera, lensa dan perangkat lainnya yang dia gunakan. Mungkin Anda tidak terlalu mengerti, tapi dari perangkat yang dipakainya, Anda bisa mengetahui apakah fotografer tersebut cukup profesional.

9. Kemampuan Fotografer
Anda perlu memperhatikan apakah fotografer tersebut mampu menangani semua momen yang terjadi selama pernikahan berlangsung. Untuk itu, lebih baik Anda memakai lebih dari 1 fotografer untuk menangkap momen yang Anda inginkan.

10. Harga yang Ditawarkan
selain kriteria-kriteria sebelumnya, Anda perlu memperhatikan budget yang perlu Anda keluarkan untuk fotografer yang Anda sewa. Lebih baik lagi jika fotografer tersebut menawarkan paket untuk lebih mengurangi budget Anda.